SULSELONLINE.COM – SB dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat setelah dilaporkan atas kasus dugaan percobaan perkosaan terhadap pegawainya.

Pencopotan SB sebagai Kepala Kanwil Kemenag Sulbar itu tertuang dalam Surat Perintah Menteri Agama Republik Indinesia Nomor: 016828/B.II/3/2024.

Surat yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Coumas itu menunjuk Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Syamsul sebagai Pelaksana Tugas Kakanwil Kemenag Sulbar.

“Iya, sudah (diganti) sejak tanggal 1 April. Diganti oleh Pelaksana Tugas Kakanwi, Pak Syamsul,” kata Kasubag Umum dan Humas Kemenag Sulbar Muhammad Abidin mengutip Kompas.com, Kamis (4/4/2024).

Abidin mengaku bahwa surat perintah Menag Yaqut hanya berisi penujukan Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Sulbar menggantikan SB.

Namun dia tak menampik surat perintah itu keluar imbas dari pelaporan yang dilayangkan korban atas dugaan pelecehan yang melibatkan Syafrudin yang saat itu masih menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Sulbar.

“Langsung ada pergantian tapi pasti imbasnya kan dari situ (laporan) adanya pemeriksaan dan sebagainya,” kata Abidin.

Abidin menyebutkan bahwa SB saat ini sudah tidak berada di Sulawesi Barat setelah Surat Perintah Menteri Agama mengenai penunjukan Plt Kepala Kanwil Kemenag Sulbar keluar.

Namunia belum mengetahui tempat tugas Syafrudin yang baru, mengingat di dalam surat Menteri Agama tidak menyebutkan hal itu.

“Statusnya (SB) belum kita tahu mungkin ditarik ke pusat karena sampai sekarang tidak ada SK-nya. Jadi kita belum tahu statusnya beliau yang jelasnya yang ada SK-nya hanya Plt,” ujar Abidin.

Untuk saat ini, laporan korban mengenai dugaan percobaan pemerkosaan yang dilakukan SB masih ditangani Inspektorat Jenderal Kemenag RI.

SB sendiri telah menjalani pemeriksaan di Inspektorat Kemenag RI sebagai terlapor.

Selain di Inspektorat Kemenag, SB juga telah menjalani pemeriksaan di Polda Sulbar tempat korban melaporkan dirinya untuk proses hukumnya.

“Iya, aparat penegak hukum sudah masuk kemudian penegakan disiplin (Itjen Kemenag),” kata Abidin.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat SB dilaporkan ke polisi atas dugaan percobaan pemerkosaan dan video call seks kepada pegawainya.

Penasihat hukum korban Busman Rasyid mengatakan, bahwa laporan ini dilayangkan korban di Polda Sulbar dengan nomor: LP/B/10/SPKT/POLDA SULAWESI BARAT, Kamis (14/3/2024). Korban, kata Busman, telah dimintai keterangan oleh penyidik selama 4 jam.

“Tadi ini kami sudah dampingi salah satu korban. Jadi, dia dilecehkan, laporan polisinya sudah dimasukkan ke Polda Sulbar,” kata Busman, kepada Kompas.com, Kamis sore.(*)