MUDIK Lebaran Tanpa Was-was tentu menjadi harapan bagi semua pemudik. Mereka ingin beraktifitas dengan nyaman saat berada di kampung halaman.
Nyaman beraktifitas saat di rumah orangtua atau keluarga dan nyaman ketika silaturahmi dengan sanak keluarga lainnya.
Tenang! Pertamina telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) yang akan membantu para pemudik agar nyaman tanpa was-was selama mudik di kampung halaman. Kelancaran distribusi BBM dan LPG tentunya merupakan upaya dari Pertamina agar pemudik bisa nyaman tanpa was-was dalam beraktifitas selama mudik.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) aman saat momen lbaran Idul Fitri 2024. Jaminan tersebut disampaikan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto, saat konferensi pers di Meiji Sushi, Jalan Muchtar Lutfi, Kota Makassar, Kamis (28/3/2024).
“Kami berkomitmen menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Erwin. Menurutnya, jaminan ketersediaan stok BBM dan LPG merupakan langkah nyata untuk mendukung aktivitas masyarakat saat momen lebaran. Seperti aktivitas pulang kampung atau mudik, hingga bersilaturahmi. Erwin memprediksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di masyarakat. Sehingga, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempersiapkan diri masa libur maupun setelah lebaran Idul Fitri.
Pertamina memprediksi untuk sektor transportasi, akan ada kenaikan konsumsi Gasoline sebesar 3,1 persen dari rata-rata normal. “Itu produknya Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo,” kata Erwin. Sedangkan untuk Gasoil, yang meliputi Solar, Dexlite, dan Dex diperkirakan akan ada kenaikan 2 persen. Lalu diperkirakan juga ada peningkatan BBM Avtur sebesar 5,59 persen dari rata-rata normal. “Ini peningkatannya seiiring adanya tambahan frekuensi penerbangan yang meningkat,” sebut Erwin.
Sedangkan sektor rumah tangga, diperkirakan ada peningkatan konsumsi LPG sebesar 8 persen. Khusus untuk LPG 3 kg, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkirakan akan ada kenaikan 3 persen. Untuk menjaga keandalan stok BBM dan LPG, serta Avtur, pihaknya telah melakukan penambahan stok sebesar 10 sampai 15 persen. “Selain itu, untuk menjamin ketersediaan stok, kami akan menambah di seluruh area Sulawesi,” tambah Erwin.
Jaga Kualitas dan Kuantitas BBM di SPBU
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama tim gabungan dari fungsi Health Safety Security & Environment (HSSE), Teknik dan Retail Sales melakukan monitoring ke beberapa SPBU yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi pada 1-6 April.
Kegiatan ini selain memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang dijual di SPBU juga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat saat jelang lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan kegiatan ini sebenarnya rutin dilakukan, “Kegiatan ini rutin kita lakukan guna memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang dijual di SPBU semuanya sesuai dengan sertifikasi, tujuannya adalah pelayanan terbaik kepada konsumen,” ucapnya.
Dalam masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri, lebih detil Fahrougi menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan yang spesifik, “Inspeksi ini dilakukan bersama tim internal lengkap untuk mengecek aspek teknis dan HSSE dalam kegiatan operasional SPBU. Seperti inspeksi seperti uji tera, pengujian kontrol kualitas dan kuantitas BBM di SPBU dilakukan dengan pemeriksaan takaran minyak dispenser menggunakan bejana 20 liter, memastikan sertifikat metrologi masih berlaku, mengukur density, memeriksa apakah tangki timbun terdapat kadar air, memeriksa sumur pantau, serta memastikan seluruh Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di SPBU masih dapat digunakan atau tidak,” terangnya.
Secara rinci sebanyak 28 SPBU yang dilakukan inspeksi yang terletak di jalur mudik, wisata, dan rawan bencana yang terdiri dari 22 SPBU di wilayah Sulawesi Selatan yaitu di Kota/Kab. Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Pinrang, Polewali Mandar, Mamuju, Sidrap, Wajo, Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur, Bone, Soppeng, Bone, Sinjai dan Takalar. Terdapat 2 SPBU di Sulawesi Utara yaitu di Kota/Kab. Manado, Tomohon, Minahasa, dan Bitung serta 2 SPBU di Kendari dan 2 SPBU di Gorontalo.
Fahrougi menambahkan komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi konsumen, “Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga distribusi dan stok BBM serta LPG sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan nya di SPBU, dan pemudik dapat melakukan perjalanan mudik dengan tenang, aman dan lancar,” pungkasnya
Dirinya juga menghimbau bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik nantinya, “Kami juga menghimbau kepada Masyarakat agar melakukan pengisian BBM secara full tank di SPBU, dan bagi yang mudik agar memastikan keamanan LPG di rumah, seperti melepas regulator dari tabung,” ujar Fahrougi.
Cek Sarfas Fuel Terminal dan Lembaga Penyalur
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan inspeksi langsung ke Sarana dan Prasarana Pertamina Fuel Terminal (FT) Palopo di Kabupaten Luwu dan FT Parepare di Kabupaten Parepare serta Lembaga Penyalur di Sulawesi Selatan dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada tanggal 6 sampai 8 April 2024.
MWT bertujuan untuk memastikan keamanan dan kehandalan sarana dan fasilitas Pertamina untuk menjaga kelancaran pelayanan distribusi BBM dan LPG, termasuk memastikan penerapan aspek Health Safety Security & Environment (HSSE) dengan baik dan memberikan semangat secara langsung kepada seluruh Pekerja dan Mitra Kerja dilokasi, terlebih lagi dalam momen libur panjang rangkaian Libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.
Dalam kunjungan dihari pertama di FT Palopo, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto bersama Tim Manajemen mengatakan bahwa dalam momen libur panjang ini, Pertamina memastikan operasional tetap berjalan dengan aman dan lancar, “Kami memastikan sarana dan fasilitas di setiap unit lokasi Pertamina mesti terjaga kehandalanya sehingga menjadi prioritas utama dan selalu memperhatikan aspek HSSE,” ujarnya.
Kemudian kegiatan berlanjut ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palopo untuk melihat kesiapan dan sekaligus memberikan apresiasi kepada operator yang bertugas selama Satgas Rafi, dengan memberikan bingkisan dan penyemangat dalam melayani konsumen, “Walapun dihari libur pelayanan tetap prima, dengan garda terdepan yaitu Operator SPBU siap siaga melayani konsumen, semoga menjadi amal ibadah berlipat dan keberkahan dalam bulan suci Ramadan ini,” tutur Erwin.
Pada kunjungan berikutnya di SPBU Sidrap dimana merupakan rest area yang disiapkan Pertamina untuk layanan tambahan, yaitu berupa Serambi MyPertamina yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan sementara pemudik. Di Serambi MyPertamina dilengkapi fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi pemudik seperti kursi pijat elektrik, pengecekan kesehatan dan pemberian obat, tempat bermain anak, ruang berbaring yang sejuk dilengkapi pendingin ruangan, itu semua dapat dinikmati secara gratis hanya dengan mendownload aplikasi MyPertamina. Serta ada juga produk UMKM binaan Pertamina yang di jual sekaligus bentuk pembinaan dalam peningkatan pemasaran dan omset.
Disampaikan oleh Erwin, bahwa SPBU yang terdapat Serambi MyPertamina berada di SPBU 74.916.77 Kab.Sidrap dan SPBU 74.907.57 Kab.Barru. Serambi MyPertamina ini diletakan pada titik jalur padat pemudik dan jalur konsentrasi wisata.
Dihari berikutnya dilakukan MWT di FT Parepare, Tim Manajemen kembali melakukan pengecekan sarfas BBM dan LPG untuk memastikan distribusi dan stok dalam kondisi yang aman. Pada kesempatan ini Erwin menyampaikan selain memastikan aspek HSSE dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memperkuat budaya keselamatan kerja, kegiatan ini digunakan sekaligus sebagai media diskusi yang konstruktif antara pekerja lokasi dan manajemen untuk memetakan kendala yang mungkin saja ada dan memastikan langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Di wilayah Sulawesi Selatan, selain Terminal BBM dan LPG sebagai tempat penerimaan dan penyimpanan selanjutnya akan didistribusikan kepada 275 SPBU dan 189 Agen LPG dan 13.945 Pangkalan dan Outlet LPG yang melayani kebutuhan energi masyarakat. Sementara konsumsi bulanan di Sulawesi Selatan untuk bahan bakar Gasoline yaitu Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite rata-rata sebesar 102.079 (KL) dan bahan bakar jenis Gasoil seperti Dexlite, Pertamina Dex, Solar sebesar 53.917 KL per bulan, sedangkan LPG sebesar 26.681 Metric Ton (MT) per bulan.
Terakhir Erwin menyampaikan komitmennya, “Sebagai Sub Holding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga khususnya di Regional Sulawesi dalam masa Satgas Rafi, “Kami memastikan kehandalan sarana dan fasilitas operasional serta berkomitmen menyalurkan energi kepada masyarakat, dengan dilakukannya kegiatan MWT dimomen menjelang lebaran ini untuk menjaga sensitivitas dan awareness para Pekerja, Mitra Kerja di Fuel Terminal BBM dan LPG serta Lembaga Penyalur,” tutup Erwin.
Pengalaman Pemudik
Tim redaksi Sulselonline berhasil menemui beberapa pemudik yang telah kembali ke Kota Makassar. Sudirjaya pada lebaran kali ini memilih mudik ke kampung halaman istrinya di Palopo.
“Kami sama sekali tidak kesulitan untuk memperoleh BBM di Palopo. Memang antrian ada tapi tidak terlalu panjang,” ujar pria berusia 50 tahun ini, Sabtu (20/4/2024). Pengusaha tour dan travel ini juga bersyukur karena keluarganya di Palopo dengan mudah mendapatkan LPG.
“Anak-anak begitu semangat membantu keluarga untuk memasak ketupat dan kari ayam. Saya tidak bias membayangkan repotnya memasak makanan yang disiapkan untuk menu lebaran jika LPG langka,” kata Sudirjaya.
Pemudik lainnya, Ela, yang memilih mudik lebaran ke Kabupaten Bone mengaku bersyukur karena di daerah tujuan mudiknya tidak terjadi kelangkaan BBM dan LPG. “BBM Aman memperlancar kami sekeluarga untuk silaturahmi,”jelasnya.
Hal yang sama diungkapkan Hernawati yang memilih mudik di Kabupaten Bulukumba. “Perjalanan lancer dan silaturahmi lancar,” katanya. Karyawan swasta ini juga tidak was-was ketika meninggalkan rumah akan terjadi kebakaran karena regulator LPG di rumahnya telah ia lepas dari tabung gas.
Sukses Penuhi Kebutuhan Energi Selama Lebaran Idul Fitri
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sukses mengawal pasokan energi utamanya produk BBM, LPG dan Avtur bagi masyarakat di Sulawesi pada momen Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. Hal itu terlihat pada penutupan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) di Kantor Pertamina Regional Sulawesi, yang mana Satgas Rafi Pertamina sendiri telah berjalan sejak 15 Maret hingga 21 April 2024.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto, mengatakan keberhasilan Pertamina menjalankan Satgas Rafi berkat koordinasi dan kerjasama yang baik lintas stakeholders serta dedikasi seluruh tim Pertamina yang bertugas sesuai fungsinya masing-masing.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh stakeholders terkait yaitu Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kota, Pemerintah Daerah, serta TNI dan Polri yang berperan aktif mensukseskan distribusi energi kepada masyarakat diseluruh wilayah Sulawesi. Dan tak lupa apresiasi setingginya juga kepada internal Pertamina yang selalu sigap mengawal energi terutama selama masa Satgas ini,” ucap Erwin, Selasa (23/4/2024).
Erwin menambahkan bahwa Satgas tahun ini berjalan dengan lancar, “Alhamdulillah Pertamina Regional Sulawesi dapat mengantisipasi dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik dalam masa Ramadan dan Idul Fitri ini, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi. Keberhasilan ini tercermin pada angka angka realisasi konsumsi BBM, LPG dan Avtur,” imbuhnya.
Erwin mengungkapkan beberapa catatan, “Terjadi kenaikan tertinggi pada beberapa produk seperti penggunaan Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) mengalami kenaikan sebesar 8,6% dari penggunaan normal harian yakni 7.380 KL/day, dimana puncak penyaluran terjadi pada H-1 lebaran sebesar 10.886 KL atau penambahan 32% dari penyaluran normal. Untuk LPG mengalami kenaikan sebesar 2,5% dari penggunaan normal harian yakni 1.904 MT/day, dimana puncak penyaluran terjadi pada 08 April 2024 yakni sebesar 2.179 MT/day atau 12,6% dari penyaluran normal,” sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Sulawesi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebutkan dukungan extra dalam momen Ramadan dan Idul Fitri ini, “Pertamina dalam mendukung kelancaran Ramadan dan Idul Fitri menambah layanan berupa 53 titik Pertamina Delivery Service (PDS) BBM dan LPG existing, 148 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Siaga selama 24 jam serta 413 Agen & Outlet LPG Siaga untuk mengcover wilayah demand yang tinggi, dan juga menyediakan 16 SPBU Kantong (Mobile Storage) se-Sulawesi yang siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan jalur wisata serta menyiapkan 2 Serambi MyPertamina untuk menambah kenyamanan pemudik yaitu di SPBU 74.907.57 Bojo Kabupaten Sidrap dan di SPBU 74.916.77 Kabupaten Sidenreng Rappang,” jelasnya.
Fahrougi menjelaskan selama masa Satgas Rafi terjadi beberapa kali bencana alam banjir dan longsor dibeberapa wilayah seperti Bitung, Gorontalo, dan Tana Toraja. Namun, kesiapan Pertamina dengan menyiapkan Regular Alternatif Emergency (RAE) dapat mengatasi kendala tersebut sehingga distribusi BBM dan LPG dilokasi bencana tetap aman terkendali.
Kesiapan Pertamina dalam memenuhi energi di momen-momen hari raya seperti ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, Fahrougi mengucapkan apresiasi kepada rekan-rekan media dalam memberikan informasi kepada masyarakat sehingga Satgas Rafi dapat berjalan dengan baik.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk rekan rekan media yang memberikan informasi yang berimbang dalam masa Satgas Rafi sehingga kebutuhan energi masyarakat tercukupi dengan baik dan kini masyarakat telah beraktivitas kembali dengan normal. Harapannya selama masa Satgas Rafi, seluruh konsumen mendapatkan kenyamanan selama masa liburannya,” tutup Fahrougi.

Tinggalkan Balasan