MAROS — Menyambut Hari Pendidikan pada Kamis 2 Mei 2024, ada yang menarik pada Bupati Kabupaten Maros, Dr HAS Chaidir Syam SIP MH.

Selain baru saja mengikuti prosesi wisuda Doktor pada bidang ilmu hukum di Universitas Muslim Indonesia, pada saat bersamaan wisuda bersama dengan putrinya pada program pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran UMI Makassar.

Nah, apa harapan Chaidir Syam di Hardiknas ini?

Chaidir Syam berpesan kalau dunia saat ini sangat berbeda dengan dunia beberapa dekade sebelumnya.

Berbagai perubahan telah terjadi begitu cepat. Revolusi teknologi kata Chaidir Syam menjadi pendorong utama lompatan perubahan-perubahan tersebut.

Salah satu dukungan yang perlu pastikan menghadapi perubahan tersebut, diperlukan dedikasi yang tinggi dari para pendidik dan pejuang pendidikan.

Selain itu, kata Tokoh Pejabat Publik Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional, perlu peningkatan kualitas pembelajaran, kolaborasi yang erat orang tua dengan satuan pendidkan dan masyarakat.

“Perlu dibuka kesempatan yang luas bagi guru-guru di Kabupaten Maros untuk terus mengembangkan kemampuan profesional ibu dan bapak guru” kata Chaidir Syam, Rabu 1 Mei 2024.

Karena itu, Chaidir Syam berharap kepada guru-guru di Maros bahwa setiap anak lahir sebagai pembelajar, adalah tugas kita semua untuk memastikan benar kalau keingintahuan di mata mereka, serta api semangat berkarya dalam diri mereka tidak akan padam.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional, selamat untuk guru-guru kami di Maros, jaga api semangat berkarya, teruslah menginspirasi,” kata Chaidir Syam.

Bupati Maros Chaidir Syam akan menerima penghargaan dalam Hari Pendidikan Nasional sebagai Tokoh Pencetus Perda Literasidan Penggerak
Perpustakaan Desa. (*)