SULSELONLINE.COM – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin (Hati Damai), turut serta dalam dzikir bersama untuk memperingati Hari Jadi ke-704 Kabupaten Gowa. Acara ini berlangsung pada Kamis (14/11/2024) malam di Ruang Terbuka Hijau (RTH), Pelataran Masjid Agung Syekh Yusuf, dengan suasana khidmat dan penuh kehangatan.

Dalam acara yang melibatkan ribuan masyarakat, Husniah Talenrang menyampaikan harapannya agar dzikir dan doa bersama ini menjadi momentum kolektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Meskipun kita sering disibukkan dengan rutinitas, kita tidak boleh lupa untuk selalu mengingat Allah. Ini adalah momen bagi kita semua untuk bersyukur dan mempererat tali persaudaraan,” ujar Husniah.

Husniah juga mengajak masyarakat Gowa untuk menjadikan peringatan ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kebersamaan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.

“Mari kita pegang teguh falsafah budaya Gowa, Manna Rongrong Linoa, Gesarak Butta Maraenga, Katte Tau Gowayya, Siama’-ama’ Tong Jaki. Jangan sampai kita terpecah belah hanya karena perbedaan pandangan atau kepentingan golongan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Husniah menekankan semangat Rewako Gowa, yang berarti keberanian untuk berbuat benar. Ia berharap semangat ini dapat menjadi inspirasi dalam setiap langkah masyarakat Gowa menuju masa depan yang lebih baik.

Darmawangsyah Muin turut menyampaikan pesan untuk terus meningkatkan keimanan dan kebersamaan demi Gowa yang sejahtera.

“Dzikir dan doa bersama ini adalah kesempatan bagi kita untuk merenungkan kembali arah dan tujuan kita sebagai masyarakat Gowa. Mari bergandengan tangan untuk kemajuan daerah yang kita cintai,” ucapnya.

Acara ini dihadiri lebih dari 5.000 orang, termasuk tokoh agama, pejabat pemerintah, ormas Islam, dan organisasi perempuan. Suasana penuh kebersamaan semakin terasa dengan tausiyah dari penceramah kondang asal Sulawesi Selatan, Ustadz Das’ad Latif. Dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki sifat fathanah (cerdas), siddiq (jujur), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan amanah.

Ketua panitia, Ustadz Muh Adri Adam, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat Gowa.

“Lebih dari 5.000 orang hadir malam ini, membuktikan semangat kebersamaan masyarakat Gowa untuk menyambut hari jadi kabupaten kita tercinta ini. Semoga kegiatan ini membawa kedamaian bagi kita semua dalam menyongsong Pilkada mendatang,” tuturnya.

Acara yang digagas oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Gowa ini menjadi momentum penting menjelang Pilkada Gowa 2024, dengan harapan dapat menciptakan suasana yang damai dan penuh persatuan untuk masa depan Kabupaten Gowa yang lebih baik.(*)