SULSELONLINE.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menahan setelah menetapkan Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah Pemkot Makassar sebesar Rp 5 miliar.
Ahmad Susanto ditetapkan tersangka bersama 2 orang pengurus KONI Makassar lainnya.
“Ahmad Susanto selaku Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ratno selaku Kepala Sekretariat KONI Kota Makassar, dan Muhammad Taufik selaku Sekretaris Umum (KONI) Kota Makassar telah sampai pada tahap penetapan tersangka,” kata Kajari Makassar Nauli Rahim Siregar kepada wartawan, Senin (9/12/2024).
Jaksa langsung menahan tiga tersangka di Lapas Kelas I Makassar. Penahanan terhitung mulai hari ini hingga 20 hari ke depan.
“Untuk kelancaran proses penyidikan ke depan terhadap tiga tersangka tersebut dilakukan penahanan selama 20 hari di Lapas Kelas I Makassar,” terangnya.
Nauli mengatakan, para tersangka diduga menyalahgunakan anggaran sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) dana hibah tahun anggaran 2022-22023. Kerugian negara yang ditimbulkan ditaksir Rp 5 miliar.
“Total anggaran Rp 65 miliar, tapi silpa yang kemudian tidak bisa dipertanggungjawabkan kurang lebih Rp 5 miliar,” ungkap Nauli.
Diketahui, Kejari Makassar sebelumnya telah Kejari Makassar telah menggeledah KONI Makassar, Jalan Kerung-kerung, Senin (14/10) lalu. (*)

Tinggalkan Balasan