MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap menunjukkan komitmennya dalam mengelola anggaran secara efisien tanpa mengabaikan hak Aparatur Sipil Negara (ASN). Meskipun sedang melakukan efisiensi anggaran, Pemprov Sulsel memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN tetap menjadi prioritas utama.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Setiawan Aswad, menegaskan bahwa pencairan THR ASN merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Pemprov telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 145 miliar hingga Rp 146 miliar. Saat ini, seluruh administrasi tengah kami persiapkan agar pencairan berjalan lancar,” ujar Setiawan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/3/2025).

Meski sedang menjalankan kebijakan efisiensi, Pemprov Sulsel tetap berpegang pada prinsip pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran. Setiawan menegaskan bahwa hak pegawai merupakan kewajiban yang tidak dapat diabaikan. “Diharapkan paling lambat H-7 Lebaran THR sudah bisa dicairkan,” tambahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, juga menegaskan bahwa pencairan THR tidak akan terganggu karena anggaran telah dialokasikan dengan jelas.

“Dana THR berasal dari anggaran yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan tidak dapat dialihkan ke pos lain. Ini yang disebut sebagai R-marking,” jelas Jufri.

Pemprov Sulsel terus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap mengutamakan efisiensi tanpa mengorbankan hak ASN. Dengan strategi pengelolaan anggaran yang tepat, kesejahteraan pegawai tetap terjamin, sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah.(*)