Jakarta – Inter Milan gagal memaksimalkan peluang untuk menguasai jalur juara Serie A, sebuah pengalaman pahit yang diyakini akan menjadi bekal penting saat menatap partai final Liga Champions.
Pada laga yang digelar Senin (19/5/2025) dini hari WIB, Inter harus puas bermain imbang 2-2 saat menjamu Lazio. Kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Lazio mencetak gol penyeimbang melalui titik putih di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil ini tentu mengecewakan, terlebih karena pada saat bersamaan Napoli juga hanya bermain imbang 0-0 melawan Parma. Artinya, peluang Inter untuk merebut Scudetto masih terbuka meski kian menipis.
Saat ini, Inter berada di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 78 poin, tertinggal satu angka dari Napoli yang memuncaki klasemen dengan 79 poin. Kedua tim masih menyisakan satu pertandingan terakhir yang akan berlangsung Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB. Segala kemungkinan masih bisa terjadi.
Jika pada akhirnya gagal merebut gelar liga, Inter masih memiliki kesempatan untuk menutup musim dengan catatan manis. Tim asuhan Simone Inzaghi akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.
Mantan pemain AC Milan, Alessandro Costacurta, menilai bahwa kegagalan di liga bisa menjadi bahan pembelajaran yang berharga bagi Inter.
“Saya berpikir positif. Saya rasa Inter telah memahami bahwa mereka tidak boleh lengah sedikit pun,” ujar Costacurta kepada Sky.
“Tantangan-tantangan seperti ini adalah bagian dari persiapan. Gol-gol yang menyakitkan membuat tim berkembang. Kita melihat bagaimana mereka bereaksi saat menghadapi Barcelona. Tim ini tahu bagaimana bangkit,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan