MAKASSAR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar menjadi salah satu garda terdepan dalam menyukseskan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Program ini memberikan layanan kesehatan menyeluruh secara gratis kepada anak-anak sekolah, sebagai upaya deteksi dini potensi risiko kesehatan generasi muda Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) melakukan peninjauan langsung pelaksanaan program di RSUD Haji Makassar, Selasa, 5 Agustus 2025. Kunjungan ini dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik, Syaiful Garyadi.

Syaiful menegaskan bahwa Program CKG adalah bukti komitmen negara dalam memastikan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa. Ia juga mengapresiasi kesigapan dan kesiapan RSUD Haji Makassar dalam menyediakan tenaga medis, sarana pemeriksaan, serta alur layanan yang ramah anak.

“Program ini tidak sekadar pemeriksaan, tapi langkah strategis dalam membangun bangsa yang sehat sejak dini. RSUD Haji Makassar telah menjadi contoh baik dalam implementasi program ini,” kata Syaiful.

Wakil Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Diklinov RSUD Haji Makassar, dr. A. Amira Trini Raihanah, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh elemen pelayanan demi kelancaran program.

“RSUD Haji menjadi pilihan utama masyarakat Sulawesi Selatan dalam pelayanan kesehatan. Kami mendukung penuh Program CKG dengan menyiapkan SDM kesehatan, fasilitas pemeriksaan, serta sistem layanan yang nyaman dan terjangkau bagi anak-anak,” ungkap dr. Trini.

Pelaksanaan Program CKG di Sulawesi Selatan dimulai sejak 14 Juli 2025 dan kini memasuki tahap lanjutan untuk sekolah dasar dan menengah pada awal Agustus. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi, turut mendukung penuh program ini, termasuk menjadikan RSUD Haji sebagai rujukan utama di Kota Makassar.

Program CKG merupakan bagian dari kebijakan nasional yang terintegrasi dengan berbagai program lain, seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, serta penguatan Koperasi Merah Putih—semuanya bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.(*)