SULSELONLINE.COM – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai legislator periode 2024–2029. Keputusan itu ia sampaikan melalui sebuah video di akun Instagram pribadinya, @rahayusaraswati, pada Rabu (10/9/2025).
Pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Sara—sapaan akrabnya—atas pernyataan yang menuai kritik publik. Ucapannya terkait “rakyat minta lapangan kerja bermental kolonial” dianggap menyakiti masyarakat dan memicu protes luas.
Dalam video itu, Sara menjelaskan pernyataannya diambil dari sebuah podcast di YouTube pada 28 Februari 2025. Ia menilai potongan pernyataan selama dua menit dari menit ke-25 hingga 27 disebarkan secara terpisah untuk memicu kemarahan publik. “Tidak ada maksud meremehkan perjuangan rakyat, khususnya anak-anak muda yang sedang berusaha,” ujarnya.
Sara mengaku memahami kesulitan membangun usaha. Ia sendiri pernah mendirikan event organizer dan menjadi penasihat sejumlah startup. Meski demikian, ia menyadari memiliki privilese dari dukungan keluarga dan suami. “Saya paham kata-kata saya menyakiti banyak pihak. Kesalahan sepenuhnya ada pada saya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pengunduran dirinya. “Dengan ini saya mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Gerindra,” ucapnya. Meski mundur, ia berharap masih dapat menuntaskan satu tugas terakhir, yakni pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan di Komisi VII DPR.
Sara juga memastikan sisa dana di rekening khusus Dapil akan tetap digunakan untuk kegiatan masyarakat, seperti penyediaan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, dan pemberdayaan generasi muda. Ia menegaskan tetap konsisten memperjuangkan isu yang menjadi fokusnya, mulai dari pemberantasan perdagangan orang, pengelolaan sampah, energi terbarukan, keterwakilan perempuan, hingga krisis iklim.
“Ingat, berserah tidak sama dengan menyerah. Perjuangan untuk Indonesia lebih baik tidak harus dari kursi DPR,” tutupnya.
Fraksi Gerindra menegaskan menghormati keputusan Sara. Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi, menyatakan pihaknya menonaktifkan Sara dari keanggotaan DPR sambil menunggu proses administratif. “Kami pastikan seluruh prosedur ditempuh sesuai aturan. Fraksi Gerindra konsisten menjaga komitmen kelembagaan dan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan