SULSELONLINE.COM – Sulawesi Selatan (Sulsel) memiliki potensi panas bumi besar dengan 23 titik yang tersebar di 11 kabupaten. Dari total potensi tersebut, diperkirakan mampu menghasilkan listrik hingga 503 Megawatt (MW). Beberapa lokasi yang sudah teridentifikasi antara lain Lompobattang (Sinjai) dengan kapasitas 70 MW, Bittuang (Tana Toraja), Karua, Lemosusu, Malawa, dan Massepe.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan pemerintah akan melelang 10 proyek panas bumi tahun ini, terdiri atas tiga Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan tujuh Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE). Total kapasitas proyek mencapai 350 MW, dengan nilai investasi sekitar US\$ 1,99 miliar dan potensi menyerap 1.533 tenaga kerja.
Bahlil menegaskan proses lelang dilakukan secara transparan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Regulasi pengembangan panas bumi juga telah direformasi agar lebih cepat dan memberi kepastian bagi investor.
Berikut daftar proyek panas bumi yang akan dilelang tahun ini:
Tiga WKP:
1. Telaga Ranau, Maluku Utara – 40 MW
2. Songgoriti, Jawa Timur – 40 MW
3. Danau Ranau, Lampung-Sumatera Selatan – 40 MW
Tujuh PSPE:
1. Bandar Barusepa, Maluku – 25–40 MW
2. Jenawi, Jawa Tengah – 86 MW (tahap awal 55 MW)
3. Gunung Tampomas, Jawa Barat – 30 MW
4. Kadida, Sulawesi Tengah – 40 MW
5. Cubudak-Panti, Sumatera Barat – 40 MW
6. Cisurupan Kertasari, Jawa Barat – 20 MW
7. Bittuang, Sulawesi Selatan – 20 MW
Dengan langkah ini, pemerintah berharap pemanfaatan panas bumi dapat semakin optimal, khususnya di daerah-daerah dengan potensi besar seperti Sulawesi Selatan, sehingga mampu mendorong ketahanan energi nasional dan membuka lapangan kerja baru.

Tinggalkan Balasan