SULSELONLINE.COM – Steering Committee Global Sumud Flotilla merilis daftar sementara kapal dan relawan yang menjadi korban pembajakan militer Israel di perairan internasional, sekitar 60 nautical miles dari Gaza. Armada kemanusiaan ini diserang sejak Rabu (1/10/2025) malam hingga Kamis (2/10/2025).

Dalam keterangan resminya, Kamis (2/10/2025), Steering Committee menyebut ada 443 relawan dari 47 negara yang ikut serta dalam pelayaran akbar menembus blokade Gaza. Mereka kini ditawan oleh militer Israel, termasuk sejumlah tokoh internasional seperti Greta Thunberg (Swedia), Jasmine Acar (Jerman), Thiago Avila (Brasil), Mandla Mandela (Afrika Selatan), hingga Mariana Mortuaga (Portugal).

Hingga Jumat (3/10/2025) dini hari, nasib para relawan masih belum diketahui. Informasi yang diterima tim advokasi Global Sumud Flotilla menyebut sebagian ditahan di kapal MSC Johannesburg.

Berikut daftar kapal Global Sumud Flotilla yang ikut diserang tentara Israel:

* Kapal Alma – Berbendera Inggris, membawa 29 relawan dari 38 negara. Kapal utama ini dipimpin Greta Thunberg, Thiago Avila, Jasmine Acar, dan Mandla Mandela.
* Kapal Sirius – Berbendera Inggris, memuat 38 relawan dari 16 negara, termasuk Malaysia dan Irlandia.
* Kapal Adara – Berbendera Spanyol, membawa 23 relawan dari 9 negara, termasuk Mariana Mortuaga (Portugal).
* Kapal Spectra – Berbendera Spanyol, 21 relawan dari 9 negara, termasuk Selandia Baru.
* Kapal Aurora – Berbendera Italia, 12 relawan dari 7 negara.
* Kapal Huga – Berbendera Polandia, 15 relawan dari 10 negara, salah satunya anggota Parlemen Eropa, Rahim Hasima.
* Kapal Dir Yassine – Berbendera Aljazair, 24 relawan dari 7 negara, termasuk Pakistan dan Maroko.
* Kapal Yulara – Berbendera Spanyol, 6 relawan dari Bahrain dan Prancis.
* Kapal Otaria – Kapal layar kecil, 6 relawan dari 3 negara.
* Kapal Grande Blu – Berbendera Polandia, 10 relawan dari 8 negara, termasuk Rusia.
* Kapal Hio – Berbendera Polandia, 9 relawan dari 9 negara, termasuk Meksiko, Kolombia, Kroasia, dan Hungaria.
* Kapal Morgana – Berbendera Italia, 8 relawan dari 3 negara.
* Kapal Seulle – Berbendera Polandia, 9 relawan dari 4 negara. Kapal ini dibeli oleh Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) untuk mendukung misi flotilla.
* Kapal Oxygono – Berbendera Polandia, sempat lolos hingga titik R1 perairan Gaza. Membawa 7 relawan dari Yunani.
* Kapal All In – Berbendera Prancis, 6 relawan dari 4 negara.
* Kapal Captain Nikos – Berbendera Yunani, 12 relawan dari 5 negara. Termasuk tokoh Palestina asal Prancis, Rahim Hasima.
* Kapal Jeannot III – Berbendera Spanyol, 8 relawan dari 7 negara.
* Kapal Adagio – Berbendera Spanyol, 9 relawan dari 3 negara.
* Kapal Florida – Berbendera Polandia, 15 relawan dari 7 negara. Video flotilla memperlihatkan tentara Israel menodong senjata laras panjang ke seluruh awak.
* Kapal Mango – Berbendera Polandia, 9 relawan dari 4 negara.
* Kapal Karma – Membawa 7 relawan dari Italia.
* Kapal Pavlos Fyssas – Berbendera Polandia, 9 relawan asal Yunani.
* Kapal MiaMia – Berbendera Italia, dibeli IGPC. Membawa 10 relawan dari 6 negara, termasuk Australia.
* Kapal Wahoo – Berbendera Polandia, 9 relawan dari 9 negara.
* Kapal Maria Cristina – Berbendera Italia, 6 relawan dari 5 negara, termasuk Jerman.
* Kapal Inana – Berbendera Inggris, 9 relawan dari 5 negara.
* Kapal Australe – Berbendera Polandia, 8 relawan dari Turki.
* Kapal Amsterdam – Berbendera Belanda, 10 relawan dari 4 negara.
* Kapal Estrella Y Manuel – 12 relawan dari 7 negara.
* Kapal Mohammad Bhar – Berbendera Belanda, 7 relawan dari Prancis dan Belanda.
* Kapal Selvaggia – Berbendera Italia, 7 relawan dari 5 negara.
* Kapal Meteque – Berbendera Italia, membawa 10 relawan dari 6 negara, termasuk Jepang. Kapal ini salah satu dari lima armada yang dibeli IGPC.
* Kapal Allakatalla – Berbendera Italia, 7 relawan dari 4 negara.
* Kapal Ohwayla – Berbendera Inggris, 14 relawan dari 5 negara, sebagian besar dari AS.
* Kapal Mikeno – Belum jelas benderanya. Membawa 8 relawan dari 7 negara. Kapal ini disebut berhasil mencapai titik terdekat ke Gaza.
* Kapal Paola I – Membawa 10 relawan dari 8 negara, termasuk Lamia Merdjani dari Aljazair.
* Kapal Ahmed Tamimi – Belum terkonfirmasi benderanya, 10 relawan dari 4 negara.
* Kapal Catalina – Berbendera Jerman, 7 relawan dari 4 negara.

Dari total armada tersebut, setidaknya dua kapal didukung Indonesia melalui IGPC, yakni Kapal Seulle dan Kapal MiaMia. Kedua kapal itu dibeli khusus untuk misi Global Sumud Flotilla sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Mau saya buatkan ringkasan dalam bentuk berita singkat 6–7 paragraf supaya lebih pas dipublikasikan di portal online, atau tetap dipertahankan versi panjang detail kapal?