SULSELONLINE.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) menargetkan posisi tiga besar pada Pemilu 2029 di Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Hj Husniah Talenrang, DPW PAN Sulsel mendapat mandat langsung dari DPP untuk memperkuat basis partai dan mengembalikan kejayaan di provinsi ini.
Target ambisius itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, usai memimpin rapat konsolidasi tertutup di Hotel Claro Makassar, Minggu (5/10/2025) siang.
Eko menilai Sulsel sebagai wilayah strategis dan salah satu lumbung suara penting bagi PAN di kawasan timur Indonesia. Karena itu, ia menginstruksikan Husniah Talenrang agar memperkuat struktur kepengurusan hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Ke depan, hasilnya harus lebih baik dari sebelumnya. Kami berharap PAN di Sulsel bisa memberikan kontribusi besar dan masuk tiga besar,” ujar Eko.
Eko menyoroti penurunan perolehan kursi PAN pada Pemilu 2024. Dari 85 kursi DPRD Sulsel, PAN hanya meraih empat kursi, turun dari tujuh kursi pada Pemilu 2019. Menurutnya, hal ini menjadi alarm politik yang harus dijawab dengan kerja nyata dan konsolidasi menyeluruh.
“Kita harus berbenah. Ini momentum untuk memperkuat mesin partai dan membangun kembali kepercayaan publik,” tambahnya.
Rapat konsolidasi kali ini difokuskan pada penguatan struktur dan soliditas pengurus DPW PAN Sulsel setelah diterbitkannya surat keputusan (SK) kepengurusan baru oleh DPP.
“Karena baru mendapatkan SK, fokus kita sekarang membangun kepengurusan yang solid, berkelanjutan, dan bermanfaat. Tidak hanya untuk partai, tapi juga untuk masyarakat,” jelas Eko.
Selain memperkuat internal, Eko juga menekankan pentingnya program-program kerakyatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. “Termasuk nanti pembagian sembako dan kegiatan sosial lainnya. Ini bentuk nyata PAN hadir untuk rakyat,” ujarnya.
Kegiatan konsolidasi diikuti oleh seluruh kader dan pengurus PAN se-Sulawesi Selatan. Pantauan di lokasi, acara berlangsung di Liquid Hall, lantai 3 Hotel Claro Makassar, mulai pukul 09.30 Wita, dengan pengamanan ketat dari panitia internal partai.
Pertemuan digelar secara tertutup. Panitia membatasi akses masuk dan meminta peserta untuk tidak merekam jalannya rapat. “Tolong jangan ada yang videokan, HP-nya dimatikan,” tegas Eko di hadapan peserta.
Ketua DPW PAN Sulsel Hj Husniah Talenrang bertindak sebagai tuan rumah. Hadir pula Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam, anggota DPRD Sulsel M Irfan AB, dan Ketua PAN Makassar Hamzah Hamid.
Acara dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Mars PAN, dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Kamaruddin.(*)

Tinggalkan Balasan