GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menggelar aksi rehabilitasi hutan dengan menanam 10.000 pohon di sembilan kecamatan dataran tinggi. Kegiatan yang dipusatkan di Pos 3 Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Tinggimoncong, ini dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Husniah Talenrang, Sabtu (20/12/2025).

Aksi penghijauan ini bertujuan sebagai langkah mitigasi bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, serta upaya menjaga ketersediaan air tanah di masa depan. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Gowa menggandeng jajaran Forkopimda, ASN, TNI-Polri, komunitas pecinta alam, hingga masyarakat umum.

“Ayo sama-sama kita hijaukan gunung kita. Jangan menunggu bencana baru bertindak. Penghijauan ini strategis untuk mencegah banjir, longsor, dan krisis air,” ujar Husniah Talenrang di lokasi penanaman.

Untuk mencapai titik penanaman yang berjarak 70 kilometer dari pusat Kota Sungguminasa, rombongan harus menempuh perjalanan darat selama tiga jam dan mendaki berjalan kaki selama satu jam.

Husniah juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kawasan Gunung Bawakaraeng dan Lompo Battang. Ia bahkan mengimbau agar setiap pendaki gunung wajib membawa bibit tanaman sebagai bentuk edukasi pelestarian lingkungan bagi generasi muda.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, menambahkan bahwa total 10.000 bibit tersebut ditanam di lahan seluas 15 hektare.

“Program ini bertujuan memulihkan fungsi ekologis lahan yang rusak, menjaga stabilitas tanah untuk mencegah erosi, serta memperbaiki kualitas air dan menyerap karbon,” jelas Azhari.

Gerakan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian alam di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya di kabupaten Gowa.(*)