MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan kepada 6.032 Ketua RT dan RW yang baru dilantik untuk segera menjalankan tugas perdana mereka dengan memastikan tidak ada penggunaan petasan di wilayah masing-masing, khususnya menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026.
Wali kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan larangan penggunaan petasan bukan tanpa alasan. Selain mengganggu ketenangan warga, petasan juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak.
“Tugas pertama RT dan RW yang baru adalah memastikan di wilayahnya tidak ada penggunaan petasan. Kita akan didukung oleh pihak Kepolisian dan TNI untuk memastikan hal ini, agar tidak ada lagi petasan di malam tahun baru nanti,” tegas Munafri.
Larangan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar, mengingat setiap tahun kerap terjadi kecelakaan akibat petasan serta gangguan terhadap ketertiban umum. Karena itu, sinergi antara aparat keamanan dan perangkat pemerintahan di tingkat kelurahan dan lingkungan dinilai sangat penting.
Selain itu, maraknya penjualan petasan ilegal juga menjadi sorotan pemerintah kota. Munafri menyatakan pihaknya akan melakukan razia di lokasi-lokasi yang terindikasi menjadi pusat penjualan petasan.
“Ya, nanti akan dirazia,” ujarnya singkat.
Sebelumnya, Munafri juga telah melarang masyarakat melakukan konvoi kendaraan saat perayaan pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan, sekaligus menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, khususnya di Sumatra dan Aceh.
Ia mengimbau warga Makassar untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan. Pemerintah Kota Makassar mengajak masyarakat menyambut Tahun Baru 2026 dengan cara yang lebih khidmat dan penuh empati.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Makassar juga berencana menggelar doa dan zikir bersama pada malam pergantian tahun.
“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Makassar dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan