MAKASSAR – Bahtiar Baharuddin, mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, resmi dimutasi dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Putra asli Kabupaten Bone itu kini dipercaya menduduki posisi Staf Ahli Menteri Dalam Negeri.
Mutasi tersebut dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2026. Jabatan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum yang ditinggalkan Bahtiar kini diisi oleh Akmal Malik. Pergantian ini terjadi sekitar dua pekan setelah Bahtiar dicekal ke luar negeri terkait penanganan kasus pengadaan nanas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Bahtiar sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Sulsel pada periode 5 September 2023 hingga Mei 2024, setelah berakhirnya masa jabatan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Ia juga sempat menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, menggantikan Prof Zudan Arif Fakrulloh.
Informasi mutasi Bahtiar mencuat setelah beredarnya ucapan selamat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Sulbar Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga.
“Selamat dan sukses atas dilantiknya Bahtiar Baharuddin sebagai Staf Ahli Menteri Dalam Negeri,” demikian isi ucapan tersebut.
Sebelum dimutasi, Bahtiar juga diketahui telah menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan selama kurang lebih 10 jam pada Rabu, 17 Desember 2025. Ia dicekal ke luar negeri sejak 30 Desember 2025.
Dalam kasus yang sama, Kejati Sulsel turut memberlakukan pencekalan terhadap lima orang lainnya. Mereka terdiri atas tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, satu direktur perusahaan, dan satu karyawan swasta.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Didik Farkhan Alisyahdi, menyatakan pencekalan dilakukan untuk memperlancar proses penyidikan dan mencegah pihak-pihak terkait melarikan diri ke luar negeri.
“Langkah ini diambil agar penyidikan berjalan optimal dan tidak ada upaya menghindari proses hukum,” ujar Didik saat konferensi pers di Kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa, 30 Desember 2025.
Bahtiar Baharuddin lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 16 Januari 1973. Ia merupakan pejabat eselon I Kemendagri dan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kariernya banyak ditempa di bidang politik dan pemerintahan umum.
Selain pernah menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar juga tercatat sebagai Kepala Pusat Penerangan Kemendagri dan dikenal memiliki kedekatan dengan kalangan jurnalis sejak menjabat di lingkungan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum.
Dalam perjalanan akademiknya, Bahtiar menyelesaikan pendidikan doktoral Ilmu Pemerintahan di Universitas Padjadjaran pada 2013. Saat ini, ia juga menjabat Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia periode 2021–2026.(*)

Tinggalkan Balasan