SULSELONLINE.COM – Rotasi pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini menyusul pelaksanaan *job fit* atau uji kompetensi terhadap 14 pejabat eselon II yang telah rampung dilaksanakan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Erwin Sodding, mengatakan *job fit* tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan rotasi jabatan maupun pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih lowong.
“Bisa juga untuk itu, mengisi jabatan lowong, bisa juga untuk rotasi jabatan-jabatan yang saat ini terisi,” kata Erwin, Kamis (22/1/2026).
Uji kompetensi tersebut dinilai oleh lima orang Tim Penilai *job fit*, yakni Andi Taufik selaku ketua merangkap anggota, Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman, Guru Besar IPDN Prof Murtir Jeddawi, Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof Wahyu Haryadi Piarah, serta Prof Zuryati Djafar sebagai anggota.
Erwin menjelaskan, saat ini Pemprov Sulsel telah menerapkan sistem manajemen talenta, sehingga pengisian jabatan tidak lagi melalui mekanisme lelang jabatan atau seleksi terbuka.
“Intinya sekarang kita sudah punya kelompok rencana suksesi. Kelompok inilah yang sewaktu-waktu, kapan pun dianggap perlu, bisa ditarik untuk mengisi jabatan. Misalnya Pak Gubernur menilai dibutuhkan akselerasi di suatu dinas, maka talent pool dibuka dan kandidat terbaik langsung dipilih,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh data pejabat tersimpan dalam satu sistem yang dapat diakses setiap saat dan terus diperbarui. Penilaian manajemen talenta, kata Erwin, merupakan kombinasi dari kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
“Kami sudah lakukan penilaian kompetensi, peremajaan data, dan rekonsiliasi untuk memastikan seluruh pegawai mengunggah data. Jadi manajemen talenta itu menyeluruh,” tegasnya.
Adapun 14 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemprov Sulsel yang mengikuti *job fit* adalah:
1. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, M. Ilyas
2. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Muh. Saleh
3. Kepala DP3A Dalduk-KB, Andi Mirna
4. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Kerakyatan, Since Erna Lamba
5. Kepala BPBD, Amson Padolo
6. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Suherman
7. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muh. Iqbal Suhaeb
8. Kepala Satpol PP, Andi Arwin Azis
9. Kepala Dinas Pendidikan, Iqbal Nadjamuddin
10. Kepala Dinas PTSP, Asrul Sani
11. Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, Muhammad Arafah
12. Kepala Dinas Perhubungan, Erwin Terwo
13. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jayadi Nas
14. Kepala Dinas Sosial, Abd. Malik Faisal
Sementara itu, terdapat 11 jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkup Pemprov Sulsel yang saat ini masih lowong, yakni:
1. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda)
2. Kepala Dinas Ketahanan Pangan
3. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
4. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
5. Kepala Biro Hukum Setda Sulsel
6. Direktur RSKD Dadi
7. Asisten III Bidang Administrasi
8. Direktur RS Labuang Baji
9. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
10. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
11. Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian
Dengan selesainya *job fit* tersebut, rotasi dan pengisian jabatan strategis di lingkup Pemprov Sulsel diperkirakan akan segera dilakukan sesuai kebutuhan organisasi dan arah kebijakan gubernur.(*)

Tinggalkan Balasan