MAKASSAR – Program diskon tiket dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Cabang Makassar mulai diserbu calon pemudik menjelang Lebaran 2026.

Pelni mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyukseskan program stimulus ekonomi melalui diskon transportasi laut menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi yang telah dibuka sejak Rabu (11/2/2026).

Pemerintah memberikan potongan tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi, tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan. Diskon tersebut berlaku untuk seluruh trayek kapal penumpang Pelni dengan periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

Kepala Cabang Pelni Makassar, Darman, mengungkapkan antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak program dibuka.

“Sejak program dibuka, antusiasme masyarakat cukup tinggi,” ujar Darman di Makassar, Kamis (19/2/2026).

Ia menyebutkan, total tiket program stimulus yang telah terjual mencapai 2.902 penumpang (pax).

Program diskon ini berlaku di seluruh kanal resmi penjualan tiket Pelni, seperti aplikasi Pelni Mobile, website resmi Pelni, contact center 162, loket cabang, hingga berbagai platform perbankan dan ritel modern.

Di antaranya melalui fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin Mandiri, BNI Agen46, BRImo, serta jaringan Indomaret, Alfamart, Alfamidi, OMI mitra Indogrosir, hingga sejumlah agen perjalanan seperti ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia, Versa, dan Topindo.

Untuk sistem pembayaran, Pelni telah bekerja sama dengan sejumlah bank dan layanan pembayaran seperti Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, serta jaringan ritel modern dan dompet digital.

“Pembelian tiket jangan melalui calo atau perantara, pembelian bisa melalui Pelni Mobile,” tegas Darman.

Pelni Makassar memprediksi puncak arus mudik akan terjadi sekitar H-5 Lebaran, menyesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.

Sejumlah rute diperkirakan mengalami lonjakan penumpang, khususnya Makassar–Baubau, Makassar–Tarakan, dan Makassar–Balikpapan.

“Yang paling kami antisipasi itu ruas utara dan timur, khususnya Makassar–Baubau dan Makassar–Tarakan. Biasanya terjadi peningkatan signifikan di rute tersebut,” jelas Darman.

Secara keseluruhan, Pelni Makassar memperkirakan jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini meningkat sekitar 8 hingga 11 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. (*)