SULSELONLINE.COM – Biaya perang Amerika Serikat melawan Iran dilaporkan telah mencapai lebih dari US$11,3 miliar atau sekitar Rp190 triliun hanya dalam enam hari pertama konflik. Angka tersebut disampaikan pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump kepada anggota Kongres dalam pengarahan tertutup pada Selasa (10/3/2026), menurut laporan Reuters.

Estimasi tersebut disebut belum mencakup seluruh biaya perang. Sejumlah ajudan anggota Kongres memperkirakan Gedung Putih kemungkinan akan mengajukan tambahan anggaran hingga US$50 miliar atau sekitar Rp841 triliun.

Reuters melaporkan, seorang sumber pemerintah mengungkapkan bahwa amunisi senilai US$5,6 miliar (Rp94 triliun) telah digunakan hanya dalam dua hari pertama serangan. Hal ini memicu kekhawatiran di Kongres mengenai menipisnya stok senjata AS di tengah keterbatasan produksi industri pertahanan.

Konflik yang dimulai pada 28 Februari melalui serangan udara AS bersama Israel itu dilaporkan telah menewaskan sekitar 2.000 orang, sebagian besar warga Iran dan Lebanon, serta memicu gejolak di pasar energi dan transportasi global.(*)