SULSELONLINE.COM – Sekitar 500 warga Makassar dijadwalkan mengikuti aksi solidaritas bela Palestina pada Jumat (13/3/2026) sore. Massa akan melakukan longmarch dari Masjid Aisyah di Jalan Sungai Tangka menuju Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat di Jalan Jenderal Sudirman.
Aksi yang digelar Poros Al Quds Makassar tersebut bertujuan menyuarakan dukungan terhadap Palestina serta solidaritas kepada Republik Islam Iran di tengah konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Jenderal Lapangan aksi, Nur Ramadlan La Udu, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap perjuangan Palestina dan dukungan kepada Iran yang dinilai membela Palestina.
“Kami sangat berpihak kepada negara Palestina dan Iran. Israel dibombardir oleh Iran demi membela Palestina, jadi kita mendukung kedua negara itu,” kata Nur, Kamis (12/3/2026) malam.
Peserta aksi akan berkumpul di Masjid Aisyah sebelum bergerak menuju Monumen Mandala. Sepanjang perjalanan, massa akan menyampaikan orasi serta membawa berbagai pesan solidaritas bagi perjuangan Palestina.
Setibanya di lokasi aksi, kegiatan akan dilanjutkan dengan orasi, pembacaan puisi, aksi teatrikal, hingga doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Peserta berasal dari berbagai elemen, mulai dari organisasi kemahasiswaan, organisasi masyarakat, akademisi hingga masyarakat sipil.
Nur menegaskan aksi ini merupakan inisiatif masyarakat sipil dan tidak secara resmi mengundang Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam aksi tersebut, Poros Al Quds Makassar juga menyampaikan sembilan sikap politik. Di antaranya dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, kritik terhadap sikap dunia internasional yang dinilai menerapkan standar ganda, serta seruan solidaritas global bagi Palestina.
Mereka juga mengecam agresi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta menyatakan solidaritas kepada rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional.
Selain itu, Poros Al Quds Makassar mendorong pemerintah Indonesia bersikap tegas terhadap konflik di Timur Tengah dan konsisten mendukung perjuangan melawan penjajahan sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.
Aksi ini menjadi salah satu bentuk respons masyarakat sipil di Makassar yang semakin vokal menyuarakan dukungan terhadap Palestina di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik di Timur Tengah.(*)

Tinggalkan Balasan