GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong Perumda Air Minum Tirta Jeneberang berinovasi dalam memanfaatkan potensi besar sumber daya air di daerah.

Dorongan ini disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, usai penyerahan dividen dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 3,49 miliar untuk Tahun Buku 2025 di Baruga Karaeng Pattingalloang, Jumat (10/4).

Menurut Husniah, Gowa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan air bersih di wilayahnya, tetapi juga berpeluang menjadi pemasok bagi daerah lain seperti Makassar dan Maros.

“Ke depan bisa dikembangkan hingga air minum dalam kemasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Bendungan Jenelata pada 2028 diproyeksikan akan memperkuat pasokan air sekaligus membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Di sisi lain, Perumda AM Tirta Jeneberang terus melakukan ekspansi layanan, termasuk memperluas cakupan distribusi dan menambah kapasitas produksi air di wilayah Bontomarannu.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendongkrak kontribusi terhadap PAD Gowa.

Meski mencatat capaian dividen tertinggi, Husniah tetap mengingatkan agar peningkatan pendapatan diiringi dengan kualitas layanan.

“Bukan hanya angka, tapi pelayanan terbaik. Ini yang menentukan kinerja ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda AM Tirta Jeneberang, Hasanuddin Kamal, menyebut laba perusahaan pada 2025 mencapai sekitar Rp 14 miliar, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. (*)