SULSELONLINE.COM – Penyerang sayap PSM Makassar, Rizky Eka Pratama, untuk sementara meninggalkan PSM Makassar untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Rizky Eka masuk dalam daftar 23 pemain yang dipanggil pelatih kepala John Herdman untuk menghadapi ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Pemanggilan tersebut tertuang dalam Surat PSSI Nomor 1825/AGB/321/IV-2026 tertanggal 23 April 2026, yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi. Dalam surat itu, Rizky Eka diminta mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama skuad Garuda di Jakarta pada 26–30 Mei 2026.

“Sebagai persiapan mengikuti turnamen tersebut, PSSI melakukan pemusatan latihan di Jakarta. Maka dengan ini memanggil Rizky Eka Pratama untuk mengikuti pemusatan latihan,” demikian kutipan isi surat tersebut.

Jika mampu menunjukkan performa maksimal selama TC, Rizky Eka berpeluang masuk skuad utama Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Matchday pada 1–9 Juni 2026.

“Apabila pemain dapat tampil memuaskan saat berlangsungnya latihan, pemain dapat dipilih untuk bergabung Timnas Indonesia di pertandingan FIFA Matchday,” lanjut isi surat tersebut.

Pemanggilan Rizky Eka dinilai wajar mengingat performanya yang impresif bersama PSM Makassar musim ini. Pemain bernomor punggung 24 tersebut telah mencatatkan satu gol dan satu assist dari 22 penampilan.

Meski kontribusi gol dan assist terbilang belum besar, peran Rizky Eka dalam permainan PSM sangat signifikan. Ia kerap menjadi motor serangan dan terlibat dalam proses terciptanya gol.

Pemain berusia 26 tahun ini dikenal aktif menyisir sisi kanan pertahanan lawan dengan kecepatan dribel. Ia kerap mengirim umpan silang ke kotak penalti atau melakukan cut inside untuk melepaskan tembakan kaki kanan. Sepanjang musim ini, ia mencatatkan 10 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran, serta 388 umpan dengan 280 umpan akurat.

Tak hanya berkontribusi dalam menyerang, Rizky Eka juga aktif membantu pertahanan dengan catatan 21 intersep, 12 tekel, dan tujuh sapuan.

Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengaku bersyukur atas pemanggilan tersebut. Ia menilai Rizky Eka memang layak mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia berkat performanya yang konsisten.

“Alhamdulillah, kami turut senang dengan pemanggilannya. Saya anggap wajar dipanggil Timnas karena performanya sangat menonjol musim ini,” ujarnya.

Menurut Amir, jam terbang yang tinggi membuat Rizky Eka masuk dalam radar tim pelatih Timnas. Ia pun menyarankan agar pemain tersebut terus meningkatkan kemampuan, terutama dalam memahami taktik dan beradaptasi dengan strategi pelatih kepala.

“Pemahaman taktikal penting, bagaimana dia bisa cepat beradaptasi dengan game model coach John Herdman,” jelasnya.

Amir juga mengingatkan Rizky Eka agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, mengingat persaingan di sektor sayap cukup ketat dengan nama-nama seperti Witan Sulaeman, Yance Sayuri, dan Egy Maulana Vikri.

“Mudah-mudahan saat TC nanti dia bisa konsisten sehingga berpeluang menjadi pilihan utama,” pungkasnya.(*)