SULSELONLINE.COM — Inter Milan memastikan titel scudetto ke-21 usai menang 2-0 atas Parma pada pekan ke-35 Liga Italia. Pelatih Inter, Cristian Chivu, pun menorehkan sejarah.

Keberhasilan Inter Milan meraih scudetto ke-21 melahirkan catatan bersejarah bagi Cristian Chivu.

Chivu berada dalam jajaran nama spesial yang pernah mengantar Inter Milan jadi juara Liga Italia sebagai pemain dan pelatih. Melansir Tuttomercatoweb, di era sepak bola modern, Cristian Chivu merupakan orang kedua setelah Armando Castelazzi yang merasakan scudetto bersama Inter dalam dua peran.

Armando Castelazzi menyumbangkan gelar juara Liga Italia sebagai pemain pada 1929-1930. Ketika bertugas sebagai peramu taktik, ia berjasa mengantar Il Nerazzurri (Si HItam-Biru) jadi jawara musim 1937-1938.

Tuttomercatoweb mencatat ada nama Virgilio Fossati, pemain sekaligus pelatih saat Inter meraih gelar pertama mereka pada musim 1909-1910. Tetapi, era tersebut tentu sangat jauh dari sepak bola modern.

Chivu memang pernah berkostum Inter Milan semasa aktif bermain. Ia tiga kali merasakan gelar scudetto bersama Inter pada 2007-2008, 2008-2009, dan 2009-2010.

Pria Rumania itu jadi bagian tim historis Inter asuhan Jose Mourinho yang memenangi treble pada 2010. Kini, Chivu bisa mencetak sejarah lain, yakni jadi pelatih kedua Inter setelah Mourinho yang mampu memenangi lebih dari satu gelar dalam semusim. Chivu masih bisa membawa Inter meraih gelar juara Coppa Italia 2025-2026. Ya, Inter mampu menembus final Piala Italia dan akan mempertaruhkan gelar juara melawan Lazio pada 12 Mei mendatang di Stadion Olimpico.