SULSELONLINE.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sejak Kamis malam (7/5/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kota Watampone pada Jumat (8/5/2026).

Banjir merendam beberapa titik, di antaranya Kelurahan Panyula di Kecamatan Tanete Riattang, Kelurahan Biru di Kecamatan Tanete Riattang Barat, kawasan depan Polres Bone di Kecamatan Tanete Riattang Timur, hingga wilayah Sambung Loe Baru di Kecamatan Tanete Riattang.

Selain permukiman warga, banjir juga merendam Markas Polres Bone dan Kantor Kejaksaan Negeri Bone di Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Berdasarkan laporan tim gabungan, hujan mulai turun sekitar pukul 21.00 Wita dan berlangsung hingga Jumat pagi sekitar pukul 07.28 Wita. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air meningkat hingga meluap ke permukiman dan ruas jalan di sejumlah titik.

Sejumlah warga terdampak masih bertahan di rumah sambil menunggu proses evakuasi dari petugas.

Salah seorang warga Kelurahan Panyula, Nurafni, mengatakan air mulai masuk ke rumah warga sejak dini hari dan terus mengalami kenaikan.

“Kami masih bertahan di rumah sambil menunggu petugas datang evakuasi. Air masuk terus sejak subuh dan sekarang sudah cukup tinggi di dalam rumah,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian warga mulai kesulitan menyelamatkan barang-barang mereka karena genangan air terus bertambah.

Sementara itu, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, Brimob, Polres Bone, dan Kodim Bone telah diterjunkan ke sejumlah lokasi terdampak banjir.

Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan personel mulai diberangkatkan sejak pukul 06.30 Wita untuk melakukan asesmen dan membantu proses evakuasi warga.

“Personel sudah kami berangkatkan ke beberapa lokasi seperti depan Polres Bone, Sambung Loe Baru, dan Kelurahan Panyula untuk melakukan asesmen dan membantu proses evakuasi warga,” katanya.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pemantauan kondisi banjir di sejumlah wilayah terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat cuaca di Kabupaten Bone masih diguyur hujan. (*)