SULSELONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Iduladha. Paket daging tersebut berasal dari partisipasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) ditargetkan menyetor minimal 25 paket daging kurban. Dengan target tersebut, total paket yang terkumpul diperkirakan mencapai 500 paket.

“Satu paket berisi sekitar satu kilogram daging dan akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

Meski demikian, OPD yang ingin menyumbang lebih dari jumlah minimal tetap diperbolehkan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Penyaluran daging kurban nantinya akan menggunakan sistem kupon. Pengambilan paket dipusatkan di Lapangan Palantikang dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Sementara itu, menjelang Iduladha, Balai Besar Veteriner Maros mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih hewan kurban. Warga diminta memastikan hewan yang akan dibeli dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak menunjukkan gejala penyakit.

Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah mulut berbusa yang dapat menjadi indikasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Selain itu, BBV Maros juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak guna mencegah penyebaran penyakit hewan.

Hingga saat ini, kondisi penyakit ternak di Sulawesi Selatan dilaporkan masih relatif terkendali. Pemerintah berharap pembagian daging kurban tersebut dapat membantu masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Iduladha.(*)