JAKARTA – Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, membuka peluang merekrut sejumlah mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia untuk memperkuat Macan Kemayoran pada Super League 2026/2027.

Pelatih asal Korea Selatan itu resmi diperkenalkan di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026), dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Shin langsung mulai menyusun kerangka tim guna menghadapi kompetisi musim depan.

Dalam konferensi pers perdananya, Shin menegaskan akan menerapkan filosofi sepak bola menyerang di Persija. Menurutnya, pendekatan tersebut berbeda dengan saat menangani Timnas Indonesia yang lebih sering mengandalkan serangan balik karena menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.

“Filosofi sepak bola saya adalah menyerang. Di level klub, kami ingin bermain lebih cepat, agresif, dan dominan,” ujar Shin.

Untuk mewujudkan hal itu, ia mengaku perlu berdiskusi dengan manajemen terkait komposisi pemain, termasuk rekrutan asing yang sesuai dengan kebutuhan taktiknya.

Shin juga tidak menutup kemungkinan kembali bekerja sama dengan beberapa pemain yang pernah dilatihnya di Timnas Indonesia.

“Tentu ada keinginan membawa beberapa pemain yang pernah bekerja sama dengan saya. Namun kami harus melihat situasi mereka, termasuk status kontrak dan faktor lainnya,” katanya.

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi mengenai sejumlah nama yang berpotensi masuk radar Persija. Di antaranya Pratama Arhan, pemain yang paling sering tampil di era Shin dengan 49 penampilan, disusul Asnawi Mangkualam (46 laga), Witan Sulaeman (45 laga), Rizky Ridho (41 laga), Ricky Kambuaya (37 laga), dan Marselino Ferdinan (32 laga).

Witan saat ini sudah menjadi bagian dari Persija, sementara nama-nama lainnya masih bergantung pada situasi kontrak dan kebutuhan tim.

Kehadiran Shin Tae-yong diperkirakan akan membuat Persija aktif di bursa transfer. Suporter pun berharap pelatih berusia 56 tahun itu mampu membawa Macan Kemayoran kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar Super League 2026/2027.