SULSELONLINE.COM – Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan keterangan terkait kecelakaan yang menimpa 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bantaeng, Kamis (13/8/2026).
Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Unhas, Ishaq Rahman, mengatakan rombongan mahasiswa KKN mengalami kecelakaan tunggal saat dalam perjalanan menuju Posko Kayu Loe setelah mengikuti kegiatan penutupan yang dirangkaikan dengan penghijauan serentak di kawasan Pinus Rombeng, Desa Bonto Lojong.
Menurut Ishaq, kendaraan pikap DD 8999 FO yang ditumpangi 12 mahasiswa diduga mengalami rem blong saat melintas di perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe sekitar pukul 14.00 Wita. Kendaraan kemudian terguling.
Para mahasiswa segera dievakuasi ke rumah warga di sekitar lokasi. Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng, Putri F Nurdin, yang berada tidak jauh dari lokasi, langsung menuju tempat kejadian dan menghubungi Public Safety Center (PSC).
“Dalam waktu sekitar 10 menit, Tim Medis dari PSC Cabang Loka tiba di lokasi dan memberikan penanganan awal sambil menunggu ambulance,” kata Ishaq.
Seluruh mahasiswa kemudian dibawa ke RS Anwar Makkatutu Bantaeng untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis di UGD.
Unhas menyebut kondisi para mahasiswa berangsur membaik. Dari 12 mahasiswa yang menjalani perawatan, lima orang dalam kondisi sehat dan stabil, empat mengalami cedera ringan, sementara tiga lainnya masih menjalani observasi dan pemeriksaan X-ray.
Dua mahasiswa mengalami keseleo pada kaki dan satu mahasiswa terindikasi mengalami fraktur pada paha.
Hingga Kamis malam, sebanyak 10 mahasiswa telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit setelah kondisinya dinilai cukup baik oleh tenaga medis. Sementara dua mahasiswa lainnya masih menjalani observasi lebih lanjut.(*)

Tinggalkan Balasan