MAROS – Bupati Maros, A.S. Chaidir Syam, menghadiri sekaligus membuka secara resmi 3X3 Basketball Competition yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin bekerja sama dengan PERBASI Kabupaten Maros.

Kompetisi tersebut berlangsung di Area Check-In Island E Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada 15–17 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi kompetisi 3X3 pertama yang digelar di area bandara.

Sebanyak 56 tim dengan total 224 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Panitia menggelar 96 pertandingan dalam lima kategori, yakni SD Mix, SMA Putra, Umum Putri, Instansi (undangan), dan K40+ Open.

Dalam sambutannya, Chaidir Syam mengapresiasi kolaborasi PT Angkasa Pura Indonesia dan PERBASI Kabupaten Maros yang menghadirkan ruang kompetisi sekaligus wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi olahraga, khususnya bola basket.

Menurutnya, kegiatan olahraga di ruang publik seperti bandara dapat menjadi sarana positif untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas interaksi masyarakat.

“Semoga kompetisi ini dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat dari Sulawesi Selatan. Kami juga berharap Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dapat menjadi wadah bagi berbagai kegiatan dan kolaborasi ke depannya,” ujar Chaidir Syam, Sabtu (22/8/2026).

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan kompetisi tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menghadirkan aktivitas baru di lingkungan bandara.

Menurut Ruly, kegiatan olahraga di area bandara menunjukkan bahwa fungsi bandara dapat dikembangkan lebih luas. Bandara tidak hanya menjadi fasilitas transportasi udara, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk berbagai aktivitas positif.

“Kami ingin bandara tidak hanya menjadi tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang. Ke depan, berbagai aktivitas positif dapat dihadirkan sehingga bandara juga menjadi ruang publik dan salah satu destinasi yang menarik bagi masyarakat,” katanya.

Ruly berharap Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dapat berkembang sebagai salah satu new tourism destination melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah, komunitas, masyarakat, dan dunia usaha.

Selain pertandingan basket, kegiatan juga diisi fun games dan talent show yang menambah semarak suasana selama kompetisi berlangsung.

Bagi Pemerintah Kabupaten Maros, penyelenggaraan 3X3 Basketball Competition menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan komunitas olahraga dalam menghadirkan ruang aktivitas yang produktif bagi masyarakat.

Chaidir menegaskan, Pemkab Maros akan terus mendukung kegiatan yang mendorong pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda. Kompetisi di area bandara juga diharapkan membuka peluang kolaborasi lebih luas dalam pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan olahraga, seni, komunitas, dan aktivitas kreatif lainnya.

Dengan demikian, 3X3 Basketball Competition tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga momentum memperkuat ekosistem olahraga sekaligus memperluas pemanfaatan ruang publik di Kabupaten Maros.(*)