JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Salah satu pergantian yang menjadi perhatian adalah jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran digantikan oleh Irjen Pol. Roycke Harry Langie setelah memasuki masa pensiun.

Fadil Imran genap berusia 58 tahun pada 14 Agustus 2026. Dengan demikian, pergantian tersebut bukan karena pencopotan dari jabatan, melainkan karena Fadil memasuki batas usia pensiun sebagai anggota Polri.

Fadil sebelumnya dipercaya mengemban jabatan Astamaops Kapolri. Jabatan tersebut kini diisi Roycke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut).

Pergantian Fadil menjadi bagian dari rangkaian rotasi besar di tubuh Polri yang mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri hingga kepolisian daerah.

Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada Minggu (30/8/2026), masing-masing bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

Selain Astamaops, rotasi juga menyentuh jabatan Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri (As SDM Kapolri), Koordinator Staf Ahli Kapolri (Koorsahli Kapolri), dan Kepala Pelayanan Markas Polri (Kayanma Polri).

Posisi As SDM Kapolri kini dijabat Irjen Pol. Jawari. Ia menggantikan Irjen Pol. Anwar yang juga memasuki masa pensiun.

Sementara itu, jabatan Koorsahli Kapolri dipercayakan kepada Irjen Pol. Ruslan Ependi. Ia menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak.

Adapun jabatan Kayanma Polri kini ditempati Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin, menggantikan Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera.

Roycke Harry Langie Gantikan Fadil

Pergantian pada posisi Astamaops menjadi salah satu perubahan penting dalam struktur pimpinan Polri. Roycke Harry Langie mendapat promosi dari Kapolda Sulut menjadi Astamaops Kapolri.

Sementara posisi Kapolda Sulut yang ditinggalkan Roycke kemudian dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yudo Hermanto.

Yudo sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Karopaminal Divpropam Polri).

Dengan rotasi tersebut, terjadi rangkaian pergantian jabatan yang saling berkaitan. Roycke berpindah dari Kapolda Sulut ke Mabes Polri sebagai Astamaops, sedangkan Yudo naik mengisi posisi Kapolda Sulut.

Dua Kapolda Berganti

Selain pergantian di tingkat Mabes Polri, rotasi juga terjadi pada dua jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), yakni Kapolda Sulut dan Kapolda Papua Barat Daya.

Di Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Yudo Hermanto dipercaya menjadi Kapolda Sulut. Ia menggantikan Irjen Pol. Roycke Harry Langie yang mendapat promosi sebagai Astamaops Kapolri.

Sementara itu, jabatan Kapolda Papua Barat Daya dipercayakan kepada Irjen Pol. Hengki Haryadi.

Hengki sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Riau (Wakapolda Riau). Ia kemudian mendapat promosi untuk memimpin Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Polda Papua Barat Daya).

Hengki memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penyidikan sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

Daftar Pejabat yang Dirotasi

Berikut sejumlah pejabat yang mengalami pergantian berdasarkan Surat Telegram Kapolri:

  1. Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops)
    Irjen Pol. Roycke Harry Langie
    Menggantikan Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran yang memasuki masa pensiun.
  2. Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri (As SDM Kapolri)
    Irjen Pol. Jawari
    Menggantikan Irjen Pol. Anwar yang memasuki masa pensiun.
  3. Koordinator Staf Ahli Kapolri (Koorsahli Kapolri)
    Irjen Pol. Ruslan Ependi
    Menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak.
  4. Kepala Pelayanan Markas Polri (Kayanma Polri)
    Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin
    Menggantikan Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera.
  5. Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut)
    Brigjen Pol. Yudo Hermanto
    Menggantikan Irjen Pol. Roycke Harry Langie.
  6. Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Kapolda Papua Barat Daya)
    Irjen Pol. Hengki Haryadi.

Pensiun

Pergantian Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran dari posisi Astamaops Kapolri perlu dilihat dalam konteks masa dinasnya sebagai anggota Polri.

Fadil lahir pada 14 Agustus 1968. Ia mencapai usia 58 tahun pada 14 Agustus 2026, sehingga memasuki batas usia pensiun anggota Polri.

Karena itu, pergantian Fadil dalam rotasi terbaru ini merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi setelah berakhirnya masa dinasnya sebagai anggota Polri.

Dengan masuknya Fadil ke masa pensiun, jabatan Astamaops Kapolri kini beralih kepada Roycke Harry Langie. Rotasi tersebut sekaligus memicu pergantian pimpinan Polda Sulut dengan penunjukan Yudo Hermanto sebagai Kapolda yang baru.

Rangkaian mutasi ini menjadi bagian dari penataan organisasi Polri, baik untuk kebutuhan regenerasi, pembinaan karier personel, maupun penyegaran pada sejumlah jabatan strategis.(*)