SULSELONLINE.COM – Sejumlah kalangan menyebut Komjen Pol Fadil Imran layak menjadi bakal calon gubernur di Pilgub Sulsel yang akan digelar 27 November 2024.

Namun hal ini sulit terwujud karena masa dinas Fadil sebagai polisi masih tersisa sekitar dua tahun lagi.

Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1968 ini merupakan abituren Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.

Itu artinya saat ini ia baru berusia 56 tahun dan akan pensiun pada usia 58 tahun.

Fadil satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Kabaintelkam Polri Komjen Wahyu Widada yang sama-sama jebolan Akpol 1991.

Selepas lulus dari Akpol, Fadil malang-melintang mengisi pos penugasan.

Pada 2008 Fadil menjabat sebagai Kasat III Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Di periode yang sama, Fadil dipercaya menjabat sebagai Kapolres KP III Tanjung Priok.

Setahun berikutnya, ia diangkat menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Tiga tahun berselang, tepatnya pada 2011, Fadil ditunjuk sebagai Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Jabatan tersebut ia emban hanya seumur jagung. Pasalnya, belum genap setahun, Fadil kembali dipromosikan menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Pada 2013, Fadil kembali lagi ke Ibu Kota. Kali ini, Fadil dilantik menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat.

Selanjutnya, pada 2015, Fadil menduduki jabatan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri.

Setelah itu, karier Fadil kian moncer.

Pada 2016, ia mengamban posisi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2018.

Dua tahun berikutnya, Fadil dipercaya menjadi Kapolda Jawa Timur dan Kapolda Metro Jaya pada 2020.

Setelah itu, ia diangkat menjadi Kabaharkam Polri di penghujung Maret 2023.

Sejumlah partai di Sulsel tertarik dengan sosok Fadil untuk dijadikan Cagub Sulsel.

Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah satu partai yang menyatakan mendukung jenderal asal Kabupaten Gowa ini.

Dukungan terhadap Fadil Imran disampaikan oleh Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi Djamal, saat dihubungi Tribun, Selasa (5/3/2024).

“Pak Fadil Imran ini salah satu tokoh yang berprestasi di luar Sulsel. Saya pikir beliau punya peluang (maju caon Gubernur Sulsel),” kata Ashabul Kahfi.

Ashabul Kahfi mengatakan, setiap putra daerah harus diberi ruang dan dukungan seluas-luasnya jika dia ingin membangun kampung halamannya.

“Saya pikir semua putra daerah yang ingin membangun kampung halaman harus diapresiasi dan diberi kesempatan. Lebih banyak lebih baik. Agar masyarakat Sulsel punya banyak pilihan,” kata Ashabul Kahfi.

Fadil Imran punya kedekatan dengan PAN. Dua keluarga Fadil Imran adalah kader PAN. Farah Puteri Nahlia, putri Fadil Imran, adalah anggota DPR RI Fraksi PAN.(*)