SULSELONLINE.COM – Gelaran Pilkada Serentak 2024 di Sulawesi Selatan (Sulsel) membawa kejutan besar. Sejumlah petahana dan kerabatnya gagal mempertahankan kekuasaan di daerah masing-masing, berdasarkan data real count sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Petahana Tumbang di Beberapa Kabupaten

Petahana yang gagal memenangkan kembali kursi kepala daerah antara lain:

  1. Kabupaten Luwu Timur
    Pasangan Irwan Bachri Syam – Puspawati unggul dengan 88.774 suara (51,72%), mengalahkan petahana Budiman – Mochammad Akbar Andi Leluasa yang hanya meraih 63.872 suara (37,21%).
  2. Kabupaten Takalar
    Mohammad Firdaus Daeng Manye – Hengky Yasin memenangkan Pilkada dengan 111.290 suara (70,77%), jauh di atas petahana Syamsari Kitta – Natsir Ibrahim yang hanya mendapatkan 45.977 suara (29,23%).
  3. Kabupaten Bantaeng
    Muhammad Fathul Fauzy Nurdin – Sahabuddin berhasil meraih 69.036 suara (57,74%), menundukkan petahana Ilham Azikin – Nurkanita dengan 50.527 suara (42,26%).
  4. Kabupaten Wajo
    Petahana Amran Mahmud kalah telak dari pasangan Andi Rosman – Baso Rahmanuddin, yang meraih 130.061 suara (60,92%), dibandingkan 83.433 suara (39,08%) milik petahana.

Keluarga Bupati Juga Tumbang

Tidak hanya petahana, kerabat mereka juga gagal dalam kontestasi:

  • Kabupaten Barru:
    Ulfah Nurulhuda, anak Suhardi Saleh, hanya meraih 33.054 suara (31,26%), kalah dari Andi Ina Kartika – Abustan yang memperoleh 47.338 suara (44,77%).
  • Kabupaten Luwu Utara:
    Muhammad Fauzi, suami Indah Putri Indriani, hanya mendapat 53.255 suara (30,85%). Pasangan Abdullah Rahim – Jumail Mappile unggul dengan 73.038 suara (42,31%).