Maros – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Maros pada Senin (3/3/2025) disambut dengan penuh semangat oleh berbagai elemen masyarakat. Ribuan pendukung dari berbagai kalangan turut serta dalam pawai penyambutan yang berlangsung meriah.
Pasangan pemimpin daerah ini diarak bak pahlawan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), serta organisasi kepemudaan yang memenuhi area penyambutan.
Acara penyambutan digelar di Baruga Emy Saelan, kawasan Bandara Sultan Hasanuddin lama. Bupati Maros, Chaidir Syam, bersama keluarganya tiba dengan pesawat Lion Air JT 640 dari Yogyakarta pada pukul 13.10 WITA. Setibanya di lokasi, ia mendapat sambutan istimewa dengan prosesi Angngaru, tradisi khas Bugis-Makassar sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin yang kembali dari perjalanan jauh. Karpet merah juga digelar untuk menambah kemegahan acara tersebut.
Sebagai tanda penghormatan, Ketua DPRD Maros, Gemilang Pagessa, mengalungkan bunga dan menyerahkan buket kepada sang Bupati. Momen ini menjadi simbol dukungan penuh dari DPRD dan masyarakat terhadap kepemimpinan Chaidir dan wakilnya, Muetazim Mansyur.
Usai penyambutan resmi, Chaidir dan Muetazim melanjutkan perjalanan ke Masjid Agung Maros untuk melaksanakan sujud syukur sebagai ungkapan rasa terima kasih atas amanah yang mereka emban. Sepanjang perjalanan, masyarakat terlihat antusias menyambut mereka.
Dalam perjalanan menuju masjid, Chaidir dan Muetazim menyempatkan diri menyapa warga secara langsung dari sunroof kendaraan dinas Toyota Alphard yang mereka tumpangi. Mereka melambaikan tangan dan membalas salam dari warga yang telah menanti di sepanjang rute yang dilewati. Selain itu, puluhan pengemudi ojek online turut serta dalam konvoi sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan mereka.
Agar arak-arakan berjalan lancar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros memberikan pengawalan ketat terhadap iring-iringan kendaraan yang membawa Bupati dan Wakil Bupati. Pengamanan ketat diterapkan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama prosesi penyambutan.
Meriahnya penyambutan ini mencerminkan besarnya harapan masyarakat Maros terhadap kepemimpinan Chaidir dan Muetazim. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan mereka dapat menjalankan tugas dengan baik demi kemajuan Kabupaten Maros di masa depan.
Taklukkan Gunung Tidar
Hari ketujuh Retreat Kepala Daerah, Bupati Maros AS Chaidir Syam bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan kepala daerah lainnya melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Tidar, Kamis (27/02/2024).
Perjalanan penuh semangat ini dibagikan langsung oleh Bupati Maros melalui akun Instagram pribadinya.
“Pak Dandim, Pak Kapolres, saya sudah taklukkan Gunung Tidar,” kata Chaidir menyapa Dandim dan Kapolres Maros dari puncak Gunung Tidar.
Dengan jarak sekitar 2 kilometer dari tenda dan medan mendaki yang mencapai sudut kemiringan 45 derajat, Chaidir mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil mencapai puncak.
“Alhamdulillah, pagi ini kami mampu menaklukkan lembah sekaligus mampu sampai di puncak Bukit Tidar. Menariknya, agenda mendaki Bukit Tidar ini tidak diwajibkan untuk diikuti Kepala Daerah,” tulis Chaidir di media sosialnya.
Gunung Tidar merupakan salah satu keindahan alam dan tempat bersejarah yang terkenal di Kota Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini juga dikenal sebagai “Paku” Pulau Jawa.
Di sekitar Gunung Tidar terdapat makam ulama besar, Syekh Subakir, yang dikenal sebagai salah satu ulama penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Kehadiran di tempat bersejarah ini memberikan nuansa tersendiri bagi seluruh peserta retreat, memperdalam rasa kagum terhadap warisan budaya dan sejarah Islam di Indonesia.
Dalam unggahan video, terlihat keakraban antara Bupati Maros dan kepala daerah lainnya. Semua peserta tampak kompak dan saling mendukung, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.(*)

Tinggalkan Balasan