MAKASSAR — Kasus dugaan penculikan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap Bilqis Ramdhani (4) masih menjadi sorotan publik. Salah satu petunjuk awal kasus ini adalah rekaman CCTV yang viral, yang memperlihatkan pelaku penculikan menggandeng Bilqis bersama dua anak lainnya. Setelah Bilqis berhasil ditemukan di Jambi, publik bertanya-tanya mengenai nasib kedua anak yang terekam bersamanya.
Polisi memastikan, dua anak yang turut terekam dalam CCTV bersama Bilqis dan pelaku berinisial SY (30) bukanlah korban penculikan. Kedua anak tersebut adalah anak kandung dari pelaku SY sendiri.
“Itu dua orang anak saya yang (tertangkap kamera) CCTV,” kata SY di hadapan polisi usai dirinya ditangkap.
Modus Pelaku
Kepada polisi, SY mengaku membawa serta kedua anaknya yang saat itu mengenakan pakaian berwarna biru sebagai modusnya agar Bilqis tidak merasa curiga saat hendak dibawa.
SY menjelaskan proses saat ia membawa Bilqis. “Saya tidak intai, awalnya itu anak (Bilqis) bermain, jadi saya tanya mana mama mu, dia jawab tidak ada, terus saya tanya lagi mana bapak mu, dia cuma geleng-geleng. Tidak ada saya tawarkan, hanya saya bilang, sini mau kau ikut dengan saya,” ungkapnya.
SY adalah pelaku pertama yang ditangkap polisi di indekosnya di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, pada Kamis (6/11/2025).
Himpitan Ekonomi
SY mengakui tega membawa hingga menjual Bilqis karena himpitan ekonomi. Ia menceritakan bahwa awalnya ia berkenalan dengan seorang wanita yang belum diketahui identitasnya melalui media sosial Facebook.
Wanita tersebut kemudian menawari SY uang senilai Rp3 juta jika mampu mencarikan seorang anak.
“Awalnya dia mau ambil itu anak (Bilqis) untuk dirawat dengan baik. Dia menawarkan uang Rp3 juta, dia sudah transfer Rp500.000 ke rekening saya,” jelas SY.
Sepengetahuan SY, Bilqis hanya akan dibawa ke Jakarta untuk diadopsi oleh keluarga yang tidak mempunyai keturunan. SY bahkan mengaku kaget setelah mengetahui alur perdagangan Bilqis yang lebih lanjut.
“Saya tidak tahu bagaimana sampai ke Jambi, itu yang beli orang Jakarta. Dia naik pesawat ke sini, lalu (Bilqis) dibawa sama perempuan orang Jakarta,” kata SY, seraya menambahkan: “Dia bawa ke sana saya juga tidak tahu, kalau dia jual kembali sampai ke Jambi saya juga kaget.”
Seperti diketahui, Bilqis yang dinyatakan hilang selama sepekan akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat tanpa luka di kawasan Suku Anak Dalam (SAD), tepatnya di SPE Gading Jaya, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Sabtu malam (8/11/2025). Bilqis ditemukan setelah polisi mendalami pengakuan salah satu pelaku yang menjual Bilqis kembali dengan harga sekitar Rp80 juta.(*)

Tinggalkan Balasan