SULSELONLINE.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar mengintensifkan layanan administrasi kependudukan keliling bagi warga Makassar. Dukcapil akan melibatkan RT RW dalam kegiatan tersebut.

Saat ini Dukcapil Fokus di wilayah kepulauan. Program ini bertujuan menghadirkan pelayanan yang setara antara wilayah daratan dan kepulauan, sesuai arahan Wali Kota Makassar.

Sepanjang 2025, Dukcapil memfokuskan layanan di kawasan kepulauan. Selain membuka layanan permanen di Pulau Barrang Lompo, Dukcapil juga membuka pelayanan di Kantor Kelurahan Kodingareng dan Kelurahan Barrang Caddi, sehingga warga tidak lagi terpusat pada satu lokasi.

Untuk pulau-pulau yang belum memiliki fasilitas perkantoran, Dukcapil menerapkan layanan jemput bola. Kepala Dukcapil Makassar, Muh Hatim, mengatakan keterbatasan sarana menjadi kendala utama pembukaan layanan permanen di beberapa pulau.

“Kami akan mengintensifkan layanan mobile ke pulau-pulau yang belum memiliki kantor pelayanan,” ujarnya.

Melalui layanan keliling ini, warga dapat mengurus perekaman dan pencetakan KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, serta akta kematian. Seluruh proses dilakukan langsung di pulau yang dikunjungi tim Dukcapil.

Dukcapil Makassar merencanakan kembali turun ke pulau-pulau terluar di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang pada Maret atau April mendatang. Kecamatan ini memiliki delapan pulau, dengan jumlah penduduk sekitar 14.498 jiwa, dan merupakan kecamatan terkecil di Kota Makassar.

Agar layanan berjalan optimal, Dukcapil melibatkan peran RT dan RW untuk menyosialisasikan jadwal pelayanan kepada warga. Informasi layanan akan disampaikan melalui media sosial Dukcapil serta dikoordinasikan dengan pemerintah kelurahan.

“Kami bersurat ke lurah, lalu diteruskan ke RT dan RW agar warga bisa menyiapkan dokumen yang akan diurus,” jelas Muh Hatim.

Dengan dukungan RT, RW, dan tokoh masyarakat, Dukcapil berharap partisipasi warga kepulauan dalam memanfaatkan layanan administrasi kependudukan keliling semakin meningkat.(*)