SULSELONLINE.COM — Berdoa merupakan bentuk ikthiar dalam meminta sesuatu kepada Allah SWT. Tak ada satupun makhluk di bumi yang bisa meraih segala hal sendirian, tanpa campur tangan dari Sang Khalik.
Oleh karena itu, berdoa sangat dianjurkan dalam Islam, terlebih jika punya keinginan tapi belum terkabul hingga saat ini.
Agar doa terkabul, ada waktu-waktu tertentu sebuah doa sangat mustajab diijabah oleh Allah SWT.
Kapan waktu-waktu mustajab untuk berdoa?
1. Sepertiga malam terakhir
Waktu sepertiga malam adalah waktu emas untuk memohon sesuatu kepada Allah SWT, apabila ada keinginan yang belum tercapai. Saat orang lain terlelap dalam tidurnya, bangunlah untuk bersimpuh berdoa.
Di malam-malam sunyi seperti ini, Allah akan mendengar semua ingin, impian, dan keluh-kesah hambanya. Niscaya, segala harapmu bakal terkabul.
Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda mengenai keutamaan berdoa di sepertiga malam; “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR Bukhari dan Muslim).
2. Saat azan berkumandang
Ternyata, waktu azan menjadi waktu paling baik untuk meminta sesuatu kepada Allah SWT. Seraya mendengarkan lantunan ayat-ayat Allah, mohon harapan yang sudah lama tak terkabul dalam hati. Meski hanya di dalam hati, Allah SWT dapat mendengarnya.
Rasulullah SAW pernah bersabda; “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang,” (HR Abu Daud).
3. Ketika waktu sahur dan berbuka puasa
Menanti waktu berbuka puasa, jangan lupa untuk memanjatkan doa. Tak hanya doa buka puasa tapi juga doa untuk keinginan yang belum terwujud.
Karena, orang yang berpuasa merupakan orang-orang yang didengar oleh Allah SWT ketika mereka berdoa kepada-Nya. Terutama di waktu-waktu seperti sahur dan berbuka.
Sesuai dengan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW; “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terdzalimi.” (HR Tirmidzi, Ibnu Hibban)
4. Saat hari Jumat
Dari sekian banyaknya hari dalam seminggu, ada satu hari paling baik dan penuh berkah untuk memanjatkan doa, yaitu hari Jumat.
Pada hari ini, berdoa dengan menyampaikan harapan atau keinginan yang belum terwujud. Di hari Jumat dianjurkan untuk menebar kebaikan dan memperbanyak ibadah.
Jangan lupa untuk meningkatkan sedekah dan zikir biar keinginan yang segera terkabul.
Sebagaimana sabda Rasul; “Jika seorang muslim berdoa saat itu, pasti diberikan apa yang ia minta. Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai salat Jumat selesai.” (HR Muslim).
5. Saat malam Lailatul Qadar
Ada satu malam paling istimewa dan dinanti kehadirannya saat Ramadan tiba, yakni malam Lailatul Qadar. Malam yang dikenal sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan dan diperingati sebagai malam diturunkannya Al Quran.
Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi memberikan syafaat kepada mereka yang menghidupkan malam penuh kemuliaan.
Memanfaatkan sebaik mungkin waktu seribu bulan dengan meminta segala suatu yang baik, karena jika doa tulus akan diijabah. Tak hanya itu, Allah juga memberi ampunan kepada hamba-Nya yang mohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Seperti sabda Rasulullah; “Barang siapa shalat pada malam lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau.” (HR. Imam Bukhari).
Dengan catatan, benar-benar mendirikan shalat ketika malam Lailatul Qadar maka Allah menjamin pengampunan atas dosa menggugurkan segala khilaf yang diperbuat selama hidup.
Itulah waktu mustajab untuk berdoa. Jika keinginan belum kunjung tercapai. Tak perlu khawatir berlebih, cukup berdoalah dengan khusyuk kepada Allah SWT.
Insyaallah segala urusanmu akan diperlancar dan dipermudah. (*)

Tinggalkan Balasan