MAROS – Dalam rangka mendorong peningkatkan peran Industri Kecil dan Menengah serta Usaha Kecil Mikro (IKM UKM),

khususnya di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Pemkab Maros segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Layanan

Usaha Terpadu(UPTD PLUT),Kemasan dan Sentri sebagai upaya meningkatkan perbaikkan Pelayanan dan Pendampingan Mutu hasil Olahan IKM dan UKM.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag) Pemkab Maros, Towadeng SH saat berkunjung ke Kantor Unit Pelayanan Teknik Industri Makanan, Minuman dan Kemasan (UPTI Mamin) kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur.

Kunjungan kadis Kopurindag Maros ini didampingi oleh Tim pengelola Rumah Kemasan Maros Muh. fajrin Yusuf, Iqbal dari

FadelGroup Pelaku UKM terkemuka dari Sulawesi Selatan dan Eri mewakili Fujifilm salah satu distributor Mesin terbaik di

Indonesia dan di terima langsung oleh Kepala UPTI Mamin Jatim, Ir.Ika Rachmyta, Kasi Pengembangan Pengolahan Pangan,

Joice Evelin dan Kasi Pengelolah produksi Kemasan, Kurniawan Sutejo, Jumat (11/11). Towadeng menjelaskan pembentukan UPTD PLUT Kemasan dan Sentri ini sangat di butuhkan di kabupaten Maros, kemajuan

Indsutri kecil dan menengah makin meningkat dan semakin banyak bertumbuh semenjak pasca vandemik covic-19 dua tahun melanda indonesia.

“Saat ini ratusan IKM mulai bangkit semenjak dua tahun vakum karena covid -19, perekonomian menurun, industri banyak yang berhenti produksi disebabkan keterbatasan tatap muka. Tahun ini kita melihat IKM UMKM mulai bangkit kembali.

Hal ini membutuhkan dukungan Pemkab Maros mulai dari pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan dalam sektor usaha.

Produk buatan masyarakat harus inovatif, sehingga harus ada inovasi produk yang dikehendaki pasar.

Untuk itu, pemkab didorong untuk memberikan pelatihan-pelatihan produk usaha masyarakat dan kemasan sesuai permintaan atau minat pasar, terangnya.

Lanjut mantan Sekwan DPRD Maros ini Kunjungan ke UPTI Mamin Sidoarjo ini bertujuan agar dinas Kopurindag mendapatkan referensi terkait pengelolaan, dan pendampingan IKM UMKM, dimana UPTI Mamin Jawa Timur merupakan UPTI terbaik dalam melakukan pengembangan binaan UKM, lanjutnya

Kehadiran pendampingan dari dinas atau UPTD PLUT yang menaungi nantinya menjadi sangat penting dalam memfasilitasi penataan dan pengembangan kembali IKM. Melalui kolaborasi berbagai pihak kebangkitan kembali IKM di Kabupaten Maros sangat mungkin terjadi, terangnya.

Sementara Kepala Unit Pelayanan Teknik Industri Makanan, Minuman dan Kemasan (UPTI Mamin) kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, Ir.Ika Rachmyta mengapresiasi kehadiran rombongan Kadis Kopurindag Maros ke UPTI Mamin Sidoarjo hal ini merupakan hal positif dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk IKM UMKM dan rumah kemasan, katanya.

“Kita juga mendukung keberadaan pembentukan UPTD Plut di kabupaten Maros yang direncanakan oleh Kopurindag Maros pada tahun ini, Semoga nantinya kita bisa saling bertukar ilmu dan informasi yang dapat bermanfaat untuk memajukan produk produk IKM UMKM agar pelaku usaha memiliki produk yang berdaya saing, terutama kemasan produk yang menarik dan berkualitas bagus, ungkapnya.

Tim pengelola Rumah Kemasan Maros Muh. Fajrin Yusuf menambahkan kunjungan ke UPTI Mamin Sidoarjo ini sangat berharga bagi kami, dimana kami bisa belajar banyak tentang tata kelola dari salah satu UPTI terbaik di Indonesia, baik itu dari Aspek Legal Pendirian UPTD, SOP dan Jenis layanan dan bgmn sistem administratifnya dijalankan.

Termasuk bagaimana pola melakukan kerja sama dengan Swasta dan IKM/UMKM binaan kita sendiri , ini perlu karena seringkali dalam menjalankan program kami terkendala oleh proses administrasi, sehingga dengan kunjungan ini kami mendapatkan banyak referensi yang sangat baik untuk kemudian diterapkan di kab. Maros, kita berharap juga kedepannya punya rumah kemasan yang baik sebesar yang ada di Sidoarjo ini dengan perencanaan yang baik kedepannya, tutupnya. (*)