SULSELONLINE.COM – Wiljan Pluim resmi mengakhiri kerjasma dengan PSM Makassar. Manajemen PSM Makassar menegaskan Pluim bukan dipecat, namun akan tetap menjadi legenda PSM Makassar.

Pluim akan abadi di hati manajemen PSM Makassar, official, dan suporter.

Pendiri Bosowa, M Aksa Mahmud, membantah kabar PSM Makassar memecat Pluim.

Aksa Mahmud bersama manajemen PSM merencanakan acara khusus untuk melepas Pluim.

“Saya tidak pernah menyebut Pluim dipecat. Justru saya bersama Sadikin dan Fajrin, dari manajemen PSM, sudah sepakat siapkan acara khusus untuk Pluim sebagai tanda terima kasih kita karena Pluim sudah sangat berjasa pada tim ini,” tegas Aksa via telepon, Senin (9/10/2023).

“Saya hanya memerintahkan ke manajemen PSM untuk segera mencari pemain seperti Pluim, kalau bisa yang lebih hebat dari Pluim,” jelasnya.

Menurut Aksa, Pluim sudah sangat berjasa pada PSM Makassar.

Pluim menjadi kreator utama PSM Makassar meraih tropi Piala Indonesia dan juara Liga 1 2022-2023.

“Bersama manajemen, kita sudah siapkan acara khusus untuk Pluim sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih kita kepada Pluim,” jelas Aksa Mahmud.

Pluim sudah 7 tahun bersama PSM Makassar. Saat ini usianya jelang 35 tahun. Di PSM Makassar, Pluim paling senior.

Manajemen PSM Makassar secara resmi mengumumkan status Pluim melalui akun resminya di media sosial, Senin (9/10/2023) siang.

Pernyataan pelepasan itu diberi judul, PSM Makassar & Willem Jan Pluim, Saat itu pun Telah Tiba.

“Cepat atau lambat dalam perjumpaan, pasti juga akan ada perpisahan.

Begitu halnya kebersamaan antara PSM Makassar dengan Willem Jan Pluim,” demikian pernyataan resmi itu.

Menurutnya, setelah melalui proses diskusi panjang, PSM Makassar dan Pluim akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama setelah lebih dari 7 tahun kebersamaan.

Kedua pihak menyadari betul bahwa meski berat tapi pada akhirnya perpisahan adalah sesuatu yang tak bisa terhindarkan.

“Atas nama keluarga besar PSM Makassar mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pluim untuk segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama 7 tahun 2 bulan,” ujar manajemen PSM.

Diakui, Pluim telah membela PSM Makassar sejak tahun 2016 dan melewati banyak momen pasang surut bersama tim Ayam Jantan Dari Timur.

Hal ini pun menahbiskan Pluim menjadi pemain asing paling lama yang membela satu klub dalam kompetisi Liga 1 hingga saat ini.

Momen suka dan duka sang kapten bersama PSM Makassar akan selalu terkenang dan tak tergantikan.

“Terimakasih Wiljan “Tetta” Pluim!” tegas manajemen PSM.

Salah satu klub yang dikaitkan dengan Wiljan Pluim saat ini yakni Persib Bandung.

Namun menurut sumber internal PSM kepada Tribun Timur, Wiljan Pluim ke Persib akan sulit terealisasi.

Dia menceritakan bahwa antara pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dengan Pluim punya hubungan yang tidak akur.

Bojan Hodak saat melatih PSM Makassar pada musim 2020 sempat ingin mencoret Pluim dari skuad Laskar Pinisi.

“Bojan Hodak pernah mau mencoret Wiljan Pluim dari skuad waktu menangani PSM Makassar,” katanya kepada Tribun Timur, Selasa (12/9/2023).

Bojan Hodak kala itu menunggangi kursi kepelatihan PSM Makassar pada tahun 2020 dan hanya bertahan selama sembilan bulan dari Januari sampai September.

Selama sembilan bulan itu ternyata hubungannya dengan Pluim tidak akur.

Kala itu Bojan Hodak sudah memasukkan rekomendasi pemain asing untuk PSM Makassar namun tak ada nama Wiljan Pluim.

Manajemen PSM pun mencari cara agar Pluim tetap bertahan.

Diungkapkan sumber PSM sendiri, bahwa kala itu ada pemain asing rekomendasi Bojan yang disembunyikan berkasnya.

“Mau tidak mau, caranya waktu itu ada satu pemain asing rekomendasi pelatih disembunyikan berkasnya. Pas mau didaftar alasan saja tidak lengkap jadi Pluim tetap masuk daftar,” ungkap sumber tersebut mengutip tribun-timur.com.

Jika dikaitkan, maka tidak mungkin Wiljan Pluim akan menerima pinangan Maung Bandung begitu pun sebaliknya.

Masih menurut sumber Tribun Timur, itulah yang membuat Wiljan Pluim enggan berpisah dengan PSM.

Momen lain PSM menyelamatkan Wiljan Pluim juga yakni saat ia direkrut dari Becamex Bhin Duong.

Klub asal Vietnam itu sempat menelantarkan Pluim dan akhirnya diselamatkan PSM Makassar.(*)