“Berharap melalui sentuhan pendidikan dan pelatihan ini para CPNS  mampu mengasah kemampuannya, menjadi wahana untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi dan sikap selaku aparatur yang pada akhirnya bermuara pada profesionalisme dalam bekerja dan memberikan pelayanan,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa penerimaan CPNS dilingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar  dari  tahun ke tahun diselenggarakan secara  transparan.

“Tidak ada sedikitpun unsur KKN didalamnya, mulai dari penjaringan, seleksi berkas, ujian hingga pengumuman, semua dilaksanakan sesuai regulasi yang ada” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Teken, mengatakan bahwa  Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan unsur utama sumber daya manusia  dipemerintahan yang memeliki peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, untuk itu dibutuhkan proses pembinaan melalui jalur pelatihan sebelum diangkat  dan ditetapkan menjadi PNS atau masih dalam masa prajabatan yakni masa percobaan selama  satu tahun yang wajib dijalani oleh CPNS.

“Tantangan ASN saat ini sangat beragam, dibutuhkan ASN yang memiliki kompetensi baik kompetensi manjerial maupun kompetensi sosio kultural, oleh karena itu pelatihan ini adalah langkah awal para CPNS sebagai ujung  tombak pelayanan publik  haruslah ditempa untuk menghadapi segala tantangan tersebut,” imbuhnya.