SULSELONLINE.COM — Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan pihaknya tengah memprioritaskan penyelesaian kasus-kasus sengketa tanah di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kasus pertanahan di provinsi tersebut cukup penting karena sebagian besarnya berkaitan dengan mafia tanah.

“Sulawesi Selatan, sepertiga kota di Sulawesi Selatan itu digugat oleh mafia tanah,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/6/2021)

Sayangnya, Sofyan tak menyebutkan dengan jelas kota-kota mana saja di provinsi tersebut yang digugat oleh mafia tanah.

Ia hanya menyampaikan penyelesaian atas sengketa-sengketa di provinsi-provinsi tersebut diperlukan agar ke depannya tak ada lagi masyarakat yang dirugikan.

“Jadi repot sekali kalau kita tidak perang ini tiba-tiba rumah adat digugat juga dengan cara abal-abal, dengan dokumen abal-abal,” jelasnya.