SULSELONLINE.COM — Kabar duka datang dari komedian Doyok. Anaknya yang bernama Rolly meninggal dunia.
Kabar tersebut awalnya beredar di grup WhatsApp. Rolly disebut meninggal dunia usai terpapar COVID-19.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun … Ikut turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah malam ini … Allahummagh firlahu warhamhu wa afihi wa’ fuanhu … semoga Allah subhanahu wata ala menerima amal ibadah , Diterangkan Kuburnya , Di Ampuni Segala Dosa dosanya Aamiin *Almarhum Rolly* putra Komedian Senior *mas Doyok Sudarmadji* dan menempatkan disisi Nya, bagi keluarga yang ditinggalkan semoga makin ditabahkan dengan kekuatan Iman dan Islam nya … Aamiin Ya Robbal Alamin,” bunyi pesan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Doyok membenarkan kabar duka itu.
(Iya) anak pertama dari ibu yang pertama, almarhum. Usianya 43,” ujar Doyok saat dihubungi, Minggu (1/8/2021).
Doyok mengatakan Rolly meninggal dunia bukan cuma karena terpapar COVID-19 saja. Sebelumnya, ia memang sudah memiliki penyakit penyerta.
“Sekarang kita ikuti prokes aja. Ternyata di-SWAB positif,” tuturnya.
“Nggak ketahuan (sebelumnya), sakit biasa aja. Bukan meriang, Dia punya penyakit asam lambung. Sudah hampir sebulanlah,” tukas Doyok.
Firasat Doyok
Doyok memiliki firasat sebelum anaknya meninggal dunia. Sudah beberapa hari belakangan, ia tidak bisa tidur nyenyak sebelum sang anak yang bernama Rolly, berpulang ke hadapan Sang Pencipta.
Hal itu terjadi karena beberapa hari sebelumnya ada yang memimpikan Doyok sakit. Ia pun langsung memberitahu sang komedian soal mimpinya tersebut.
“Kalau firasat memang sejak semalam saya nggak bisa tidur. Kebetulan teman saya yang kerja di salon itu, cowok, nggak tahu siapa namanya itu dia yang biasa nanganin saya, waktu saya nyemir kemarin sebelum syuting Lapor Pak hari Selasa, dia cerita,” kata Doyok.
“Pak Doyok, kemarin saya mau telepon ibu atau gimana. Pak Doyok saya mimpi sakit Pak Doyoknya. Orang salon ini cowok. Cuma saya udah nggak enak tidur ini,” ucap Doyok.
Karena hal tersebut, Doyok beberapa kali mendatangi anak pertamanya itu. Ia selalu memberikan uang untuk Rolly berobat jalan.
“Jadi saya kalau pulang olahraga badminton dari Senayan langsung ke rumah lama, langsung kasih biaya lagi ke dia (Rolly) buat berobat, beli vitamin segala macam gitu,” ujar Doyok.
Memang, kondisi Rolly sudah memburuk satu bulan tarakhir. Kondisinya semakin buruk sejak satu minggu sebelum Rolly meninggal dunia.
“Nggak ada (pesan terakhir), sudah nggak bisa ngomong dianya seminggu yang lalu,” tutur Doyok seperti dikutip dari Detikcom, Minggu (1/8/2021).
Akhirnya, Rolly dimakamkan dengan protokol COVID-19. Jenazah Rolly pun sudah dikebumikan di TPU Buniayu, Balaraja, Banten.

Tinggalkan Balasan