SULSELONLINE.COM — Berikut ini Surat Yasin ayat 1-83. Keutamaan membaca surat Yasin ditegaskan dalam hadits Riwayat Abu Daud sebagai berikut:
“Barangsiapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya.” (HR Abu Daud dari al-Habr)
Al-Manawi menegaskan bahwa hadits ini tergolong hadits yang sanadnya terputus.
Dalil hadits keutamaan membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat cukup banyak dan beberapa di antaranya mencapai derajat hadits shahih.
Meskipun kualitas sanad hadits tentang malam Jumat adalah waktu terbaik untuk membaca surat Yasin ini tergolong lemah, namun tetap dianjurkan dapat mengamalkan isi kandungannya asalkan bukan tergolong hadits maudlu (palsu).
Berikut bacaan Surat Yasin dan Terjemahannya ayat 1-20
1. y sn
Artinya, Ya Sin
2. wal-qur`nil-akm
Artinya, Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah
3. innaka laminal-mursaln
Artinya, sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul
4. ‘al irim mustaqm
Artinya, (yang berada) di atas jalan yang lurus
5. tanzlal-‘azzir-ram
Artinya, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang,
6. litunira qaumam m unira b`uhum fa hum gfiln
Artinya, agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai
7. laqad aqqal-qaulu ‘al akarihim fa hum l yu`minn
Artinya, Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman
8. inn ja’aln f a’nqihim agllan fa hiya ilal-aqni fa hum muqman
Artinya, Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah
9. wa ja’aln mim baini aidhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyainhum fa hum l yubirn
Artinya, Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat
10. wa saw`un ‘alaihim a anartahum am lam tunir-hum l yu`minn
Artinya, Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman juga.
11. innam tuniru manittaba’a-ikra wa khasyiyar-ramna bil-gab, fa basysyir-hu bimagfiratiw wa ajring karm
Artinya, Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
12. inn nanu nuyil-maut wa naktubu m qaddam wa rahum, wa kulla syai`in aainhu f immim mubn
Artinya, Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).
13. warib lahum maalan a-bal-qaryah, i j`ahal-mursaln
Artinya, Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
14. i arsaln ilaihimunaini fa kaabhum fa ‘azzazn biliin fa ql inn ilaikum mursaln
Artinya, (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga (utusan itu) berkata, “Sungguh, kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu.”
15. ql m antum ill basyarum milun wa m anzalar-ramnu min syai`in in antum ill takibn
Artinya, Mereka (penduduk negeri) menjawab, “Kamu ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Allah) Yang Maha Pengasih tidak menurunkan sesuatu apa pun; kamu hanyalah pendusta belaka.”
16. ql rabbun ya’lamu inn ilaikum lamursaln
Artinya, Mereka berkata, “Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(-Nya) kepada kamu.
17. wa m ‘alain illal-balgul-mubn
Artinya, Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas
18. ql inn taayyarn bikum, la`il lam tantah lanarjumannakum wa layamassannakum minn ‘abun alm
Artinya, Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh, jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami.”
19. ql `irukum ma’akum, a in ukkirtum, bal antum qaumum musrifn
Artinya, Mereka (utusan-utusan) itu berkata, “Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.”
20. wa j`a min aqal-madnati rajuluy yas’ qla y qaumittabi’ul-mursaln

Tinggalkan Balasan