SULSELONLINE.COM — Setelah ambruknya jembatan penghubung desa di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, beberapa waktu lalu.

Jumat siang,(20/05)Bupati Maros, Chaidir Syam bersama Komisi 2 DPRD Kabupaten Maros melakukan peninjauan langsung dilokasi.

Dalam peninjauannya tersebut Chaidir melihat langsung patahan jembatan yang menghubungkan desa Pucak dengan Desa Tompobulu ini, rencananya dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan perbaikan.

“Kami masih mencari tahu penyebab ambruknya jembatan ini apakah karena pondasi jembatan yang tergerus air sungai atau bagaimana,”Jelasnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Maros itu pun memprediksi anggaran perbaikan akan menghabiskan sekitar Rp950 juta.

“Dinas Pekerjaan Umum sudah merencanakan anggarannya ditaksir Rp950 juta untuk perbaikan kembali jembatan ini,”Ucapnya.

Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait penyebab ambruknya jembatan.

“Kita sedang berdiskusi juga dengan badan bencana apakah jembatan ini memang ambruk gara gara bencana banjir atau karena apa,” ucapnya.

Dia mengatakan jika telah ada keterangan dari badan bencana maka proses pengerjaan jembatan akan segera dilakukan.

“Jika ambruknya karena tergerus air sungai maka kita akan menggunakan dana badan bencana,” bebernya.

Namun jika kerusakan dipengaruhi oleh faktor lain maka akan dianggarkan di APBD perubahan.

“Karena jembatan tersebut sudah cukup tua. Kira-kira 25 tahun, dan kita juga telah komunikasikan dengan DPRD terkait penganggarannya,” ucapnya.

Diperkirakan perbaikan jembatan akan selesai dalam waktu tiga bulan.

“ Perencanaanya telah tuntas dari Dinas PU, kita berharap secepatnya,” ungkapnya.
Dia mengatakan untuk sementara masyarakat harus melalui jalur alternatif terlebih dahulu, namun jalurnya hanya boleh dilalui maksimal kendaraan roda 4 yang kecil.

“Jalan alternatifnya memang sempit, yang penting perekonomiam bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Diketahui jembatan tersebut ambruk, Minggu dini hari, 15 Mei 2022. Kira-kira pukul 01.00 Wita.