SULSELONLINE.COM – Daeng Nillang (67), warga Jl Mannuruki 9 Nomor 43, Kecamatan Tamalate, Makassar, hilang misterius sejak Senin, 30 Mei 2022.

Daeng Nillang akhirnya ditemukan pada hari Bhayangkara, Jumat 1 Juli 2022 di kawasan Mallengkeri Makassar.

Jenazah Daeng Nillang ditemukan oleh petugas kepolisian dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk diotopsi.

Anak almarhumah, Rudi (50), mengumumkan diakun Facebooknya “Rudi Ajaib” bahwa mamanya sudah ditemukan pada Jumat subuh tadi.

Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh
Innalillahi wainnailaihi rajiun
Mama saya sudah ditemukan tadi subuh dalam keadaan meninggal dunia.
Mohon maaf bila Mama ada salah, insya Allah akan dikebumikan di Sinjai.
Segala sesuatunya masih dalam penyelidikan polisi.
Mohon doanya agar Mama diampuni segala dosanya dan diterima segala amal baiknya.

Dari pantauan di lapangan, kini rumah almarhumah sudah dipenuhi pelayat. Namun dapat dipastikan bahwa jenazah korban pembunuhan ini tidak akan dibawa ke rumah namun langsung dibawa ke Sinjai untuk dikebumikan.

Anak Daeng Nillang, Rudi (50) menjelaskan, awal mula ibunya hilang saat membeli rokok untuk buruh bangunan.

Saat itu, rumah Daeng Nillang sementara direnovasi.

Jarak toko penjual sembako dari rumah Daeng Nillang, lanjut Rudi tidak begitu jauh.

“Jadi hanya jalan kaki pakai daster. Saat beliau beli rokok itu, tidak kembali-kembali lagi,” ujar alumnus SMP Negeri 1 Makassar ini.

Pukul 15.00 Wita, Rudi yang tinggal di Barombong, berkunjung ke rumah sang ibu.

Alumnus SMA Negeri 3 Makassar ini datang membawa paket kiriman dari sanak saudaranya.

Saat tiba di rumah sang ibu, Daeng Nillang rupanya belum juga kembali dari warung.

Alumnus Fakultas Teknik Unhas ini mengira ibunya berkunjung ke rumah kerabat lainnya.

Rudi yang merupakan tenaga pengajar itu pun bergegas ke tempat kerjanya lebih dahulu.

Jelang margrib, Rudi kembali ke rumah ibunya. Namun Daeng Nillang belum pulang ke rumah.

Ia lalu menanyakan ke kedua ponakannya yang menemani Daeng Nillang selama ini.

Namun, keduanya juga mengaku tidak mengetahui keberadaan sang nenek.

Paket yang sedianya diberikan langsung Rudi dari saudara untuk sang ibu, hanya dititip ke ponakannya.

“Kalau sebentar mama pulang, kasi ini paket nah. Terus suruh hubungika atau miscall saya, biar saya nelpon,” ujarnya.

Jarum jam menunjuk ke angka pukul 21.00 Wita.

Rudi yang sudah di rumahnya, pun menelpon ponakannya di rumah Jl Mannuruki.

Namun, sang ponakan mengatakan, Daeng Nillang belum pulang ke rumah.

Rudi pun mulai panik, terlebih ponsel ibunya sudah tidak aktif sejak pagi.

Ke esokan harinya, Rudi dan keluarganya mencari Daeng Nillang.

Pencarian dimulai dengan menanyakan ke tetangga rute jalur ke toko tempat Daeng Nillang belanja.

Pencarian itu tidak membuahkan hasil, 24 jam berlalu Daeng Nillang belum ditemukan.

Ternyata Daeng Nillang ditemukan telah menjadi mayat.

Kini petugas kepolisian sedang menelusuri kasus ini. Diduga Dg Nillang adalah korban pembunuhan.(al)