MAROS – Sebanyak 200 lembar bendera merah putih dibagikan oleh Pemerintah Kabupaten Maros di Pasar Tramo Maros, Senin (5/8/2022).

Bendera merah putih ini dibagikan kepada para pedagang, tukang ojek hingga tukang becak.

Sebagian besar pedagang yang menerima bendera ini, langsung mengibarkannya dengan menggunakan bambu yang ada di lapaknya.

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan pembagian bendera ini dilakukan dalam menyemarakkan HUT ke-77 Republik Indonesia.

“Dengan pembagian bendera ini, kita berharap masyarakat bisa merasakan semarak perayaan HUT Ke-77,” sebutnya.

Selain itu juga untuk mendukung gerakan 10 juta bendera merah putih di seluruh Indonesia.

“Juga untuk mendukung Gerakan Membagikan 10 Juta Bendera Merah Putih di seluruh Indonesia,” katanya.

Bendera yang dibagikan ini diperoleh dari hasil swadaya masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Maros telah menerima 1.000 bendera hasil swadaya dari masyarakat,” tuturnya.

Selain di Pasar Tramo, Bendera ini nantinya akan dibagikan juga kepada masyarakat yang belum memiliki bendera di sejumlah wilayah.

Diharapkan agar bisa lebih mendalami dan mencintai negara Indonesia

“Bendera ini akam dibagikan secepatnya, agar bisa segera dikibarkan hingga akhir Agustus ini,” tuturnya.

Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu menambahkan, kesempatan untuk berpartisipasi dalam gerakan bagi bendera ini masih dibuka.

“Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan 10 juta bendera ini, bisa langsung membawa bendera merah putihnya ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik di Kabupaten Maros,” tutupnya.

Seorang tukang becak, Colleng yang menerima bendera mengaku sangat senang.

Sebelumnya dia jarang mengibarkan bendera karena rumahnya yang tersembunyi.

“Rasanya senang dapat bendera baru, sebentar kalau pulang langsung saya pasang di rumah. Sebelumnya jarang, selain karena bendera yang saya punya sudah tua, rumah saya juga tersembunyi,” ucapnya. (*)