Arsitek timnas Indonesia, Indra Sjafri, menurunkan formasi 4-4-2.  Rizky Ridho, Andy Setyo, Robi Darwiz, dan Haykal Alhafiz akan menjadi benteng pertahanan gawang yang dijaga Ernando Ari.

Indra menurunkan empat gelandang seperti Syahrian Abimanyu, Muhammad Taufany, Rachmat Irianto, dan Ramai Rumakiek. Mereka menjadi poros serangan timnas Indonesia ke lini depan yang diisi Egy Maulana Vikri dan Titan Agung.

Di babak pertama, pertandingan berjalan dalam tempo sedang. Kedua tim sama-sama berusaha menguasai lini tengah untuk menerobos lini pertahanan lawan. Belum ada kerja sama tim Indonesia yang mampu menembus kotak penalti Kirgistan.

Ketika ke-30, Indonesia punya peluang lewat tendangan langsung lewat Rachmat Irianto. Namun, tendangannya masih melenceng di sisi kiri gawang Kirgistan yang dijaga Kurmanbek Nurlanbekov.

Waktu menit ke-37, giliran Kirgistan memiliki peluang. Kapten Adilet Kanybekov memiliki ruang tembak di dalam kotak penalti Ernando Ari. Namun, tendangannya juga masih mampu diblok barisan pertahanan Indonesia. Tak banyak peluang tercipta, skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Pelatih Indra Sjafri melakukan pergantian pada babak kedua. Dony Tri Pamungkas masuk dan Titan Agung keluar untuk mempertajam lini serang.

Di menit ke-55, Egy MV punya peluang lewat tendangan dari luar kotak penalti. Ia memanfaatkan bola muntah buangan dari pemain bertahan Kirgistan. Namun, tendangannya masih melebar ke kiri gawang.

Di menit ke-59, Indonesia berhasil memecah kebuntuan. Skuad Merah Putih berhasil mencetak gol lewat aksi individu Rumakiek yang berhasil menerbos lini pertahanan Kirgistan. Setelah melewati tiga pemain lawan, ia melepaskan tendangan keras dari batas kotak penalti. Skor 1-0 tercipta untuk keunggulan Indonesia.

Timnas Kirgistan meningkatkan serangan setelah kebobolan. Arsen Sharshenbekov, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tendangan keras ke arah gawang. Peluang itu mentah setelah kiper Ernando Ari masih bisa mengamankan bola.

Pada menit ke-77, Indonesia berusaha mengejutkan lini pertahanan Kirgistan. Kapten Rizky Ridho melepaskan tendangan jarak jauh, tetapi tendangannya masih melenceng di sisi kanan gawang Kirgistan.

Pada sepuluh menit terakhir waktu normal, Indonesia tampil lebih ke dalam lini pertahanan untuk menjaga keunggulan. Bagas Kaffa dan Hugo Samir masuk menggantikan Rumakiek dan Egy yang terlihat mengalami cedera usai mengalami benturan dengan pemain lawan.

Pada menit ke-88, Ernando Ari melakukan penyelamatan krusial. Ia berhasil menepis tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Indonesia. Peluang Kirgistan tersebut hanya berbuah tendangan sudut.

Alih-alih mencari gol penyeimbang, Kirgistan justru lengah dalam mengantisipasi serangan balik Indonesia. Berawal dari kesalahan pemain bertahan Kirgistan dalam menghalau bola, Hugo Samir mampu merebut bola di tengah lapangan. Jauh dari pengawalan dan kiper yang sudah terlanjur maju, ia mampu melesakan bola ke gawang kosong. Skor 2-0 keunggulan Indonesia bertahan hingga akhir.

Kemenangan membawa Indonesia bertengger di peringkat pertama Grup F Asian Games 2023. Skuad Garuda berada di atas Korea Utara dengan jumlah gol dan poin yang sama. Pada laga pertama Korea Utara berhasil menang 2-0 atas Cina Taipei.