SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, menyebut DPD II Golkar Enrekang seperti kapal yang kehilangan nahkoda setelah Muslimin Bando pindah ke kapal lain, yaitu PAN.

Taufan menggambarkan Golkar Enrekang sebagai kapal yang hampir karam setelah ditinggalkan oleh nahkoda yang memutuskan bergabung dengan PAN. Muslimin Bando secara resmi mengundurkan diri sebagai Ketua DPD II Golkar Enrekang pada Selasa (26/9), dan sebagai mantan Bupati Enrekang dua periode, kabarnya kembali ke partainya yang lama, yaitu PAN.

Taufan menyatakan bahwa Golkar Enrekang telah mengalami dinamika layaknya kapal yang kehilangan nahkoda. Namun, dia berkomitmen untuk menjaga agar kapal tersebut tidak karam. Dalam konferensi pers di Makassar, Taufan mengungkapkan, “Kita harus menjaga kapal ini agar tidak karam.”

Dalam upaya menjaga stabilitas Golkar Enrekang, Taufan telah menunjuk Rahman Pina, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel, sebagai pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan posisi Muslimin Bando. Rahman Pina diberi target untuk menyelenggarakan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) pada bulan November ini.

Taufan menekankan urgensi Musdalub dengan mengatakan, “Saya harus dapatkan kabar kapan pelaksanaan Musda karena kita harus selamatkan kapal ini.” Dia juga mengakui bahwa kepergian Muslimin Bando berdampak pada kurangnya kuota calon legislatif Golkar Enrekang pada Pileg 2024, hanya 27 dari 30 orang yang masuk daftar calon tetap (DCT).

Dalam menghadapi situasi ini, Taufan berjanji untuk bertindak cepat mencari solusi dan menegaskan bahwa pemilihan calon ketua Golkar Enrekang yang baru harus memperhatikan isu-isu milenial. Plt Ketua DPD II Golkar Enrekang, Rahman Pina, menyatakan bahwa Musdalub akan segera dilaksanakan untuk mencari pengganti Muslimin Bando, dengan fokus mengusung calon ketua dari kalangan milenial.

Rahman Pina mengungkapkan bahwa persiapan Musdalub sudah rampung, dan semua kader memiliki peluang yang sama untuk maju sebagai ketua, selama memenuhi persyaratan dalam AD/ART Golkar. Dia berharap ketua terpilih dapat mempertahankan kemenangan Golkar di Enrekang dan bahkan menaikkan perolehan kursi di legislatif.”(*)