SULSELONLINE.COM — PDI Perjuangan mendukung kadernya sendiri yakni Wali Kota Makassar Danny Pomanto maju pada Pilgub Sulsel 27 November 2024.

PDIP memberikan kebebasan pada Danny Pomanto memilih sendiri calon wakil Gubernur Sulsel pasangannya.

Partai bentukan Megawati Soekarnoputri itu mendorong Danny Pomanto maju bertarung calon Gubernur Sulsel di pilkada serentak 2024.

Adapun untuk calon pasangannya, PDI Perjuangan menyerahkan kepada Danny Pomanto memilih sendiri.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel Ridwan Andi Wittiri kepada wartawan seusai buka puasa bersama di kantor ARW Center Jl Gunung Bawakaraeng, Makassar, Rabu (3/4/2024) malam.

“Danny Pomanto prioritas untuk kita serahkan kepada beliau mencari apakah beliau nomor 1 atau nomor 2, kita sangat terbuka,” Ridwan Andi Wittiri saat ditemui di ARW Center, Jl Gunung Bawakaraeng, Makassar, Rabu (3/4/2024) malam.

PDI Perjuangan meraih 6 kursi DPRD Sulsel di Pemilu 2024 ini.

Adapun syarat pengusungan pasangan calon Gubernur calon wakil gubernur Sulsel minimal 17 kursi.

Itu artinya PDI Perjuangan masih butuh 9 kursi lagi untuk mengusung pasangan calon.

Wittiri juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju di Pilgub Sulsel, cukup fokus sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029.

Ini merupakan ketiga kalinya terpilih sebagai anggota DPR RI Dapil Sulsel I.

“Ini sejarah bagi PDIP bahwa semenjak ada PDIP perjuangan atau PDIP di Sulsel ini, Alhamdulillah saya bisa mencetak tiga kali berturut-turut menjadi anggota DPR RI. Insyallah akan dilantik pada 1 Oktober 2024,” tutur ARW.

Sementara itu, terkait koalisi pilpres berpotensi turun ke Pilkada, PDIP memiliki keinginan untuk menjalin koalisi, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Dalam hal koalisi Pilkada, tentu kita ingin berkoalisi dengan parpol yang sama seperti dalam Pilpres yang kemarin,” ujarnya.
Menurutnya tergantung pada dinamika politik.

“Kalau sudah terbentuk kepemimpinan baru di DPR RI dan sudah turun keputusan umpamanya presidennya siapa, tentu kita akan tetap membuka diri (parpol di luar Koalisi Pilpres) kan kompetisi sudah selesai,” katanya.

Menurutnya, partai politik harus menjalin koalisi untuk memperkuat posisinya dalam kontestasi politik, terutama dalam Pilkada Sulsel.

Apalagi PDIP Sulsel sebagai partai yang tidak bisa mengusung sendiri, akan terbuka untuk menjalin kerja sama dengan parpol lain.

“Untuk berkoalisi dengan parpol lain, kami tidak menutup pintu,” kata Ridwan Wittiri mengutip tribun-timur.com.

Peta kekuatan parpol di Sulsel Hasil Pemilu 2024

1. Nasdem 17 kursi
2. Golkar 14 kursi
3. Gerindra 13 kursi
4. PPP 8 kursi
5. PKB 8 kursi
6. Demokrat 7 kursi
7. PKS 7 kursi
8. PDIP 6 kursi
9. PAN 4 kursi
10. Hanura 1 kursi