SULSELONLINE.COM – Beberapa waktu lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan keheranannya karena harga gas 3 kg di masyarakat mencapai Rp 23 rivu per kg.
Kini Pertamina hanya menjual gas 3 kg di pangkalan resmi, tak lagi disiapkan di pengecer.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menyiapkan akses informasi lokasi pangkalan LPG 3 kg. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut keputusan Kementerian ESDM yang menetapkan bahwa mulai 1 Februari 2025, pembelian LPG 3 kg hanya dapat dilakukan di Pangkalan Resmi Pertamina dan tidak lagi melalui pengecer.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa untuk memudahkan masyarakat menemukan pangkalan terdekat, Pertamina menyediakan akses pencarian melalui situs subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau dengan menghubungi Call Center 135.
Heppy menegaskan bahwa pembelian di pangkalan resmi lebih menguntungkan bagi masyarakat karena harganya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah. Selain itu, membeli di pangkalan juga memberikan kepastian takaran, karena tersedia timbangan untuk memastikan berat isi LPG 3 kg sesuai standar.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memastikan distribusi LPG 3 kg di pangkalan resmi berjalan lancar.
Bagi pengecer yang ingin tetap berjualan, mereka dapat mengajukan diri menjadi pangkalan resmi dengan mendaftar melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sistem OSS telah terintegrasi dengan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri, sehingga proses pendaftaran lebih mudah.
Dengan diberlakukannya kebijakan ini, distribusi LPG 3 kg akan dilakukan langsung dari pangkalan ke konsumen, tanpa melalui pengecer.(*)

Tinggalkan Balasan