MAROS – Di hari keenam Ramadan, Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam – Muetazim Mansyur mengawali agenda safari ramadannya dengan berkunjung di kecamatan Tanralili, Kamis (6/3/2025).
Safari ramadan itu diawali dengan buka puasa bersama di kawasan perumahan Bukit Indah Kapuk yang dirangkaikan dengan peresmian Stone Crusher atau pabrik penghancur batu milik selah satu pengusaha lokal, Abdul Salam yang juga sebagai direktur PT. Bumi Salam Sejahtera.
Dalam pidatonya, Chaidir Syam mengapresiasi kehadiran pengusaha-pengusaha lokal yang turut mengembangkan perekonomian di Kabupaten Maros.
“Peresmian stone crusher ini menjadi bukti jika pengusaha lokal kita ikut meningkatkan perekonomian masyarakat dan tidak kalah bersaing dengan pengusaha dari luar Kabupaten Maros,” kata Chaidir.
Chaidir menjelaskan safari ramadan pertama ini sengaja memilih Kecamatan Tanralili sekaligus memohon doa dari para warga semoga dalam pemerintahannya bersama Wakil Bupati Maros bisa berjalan dengan baik hingga 2030 mendatang.
“Yah kami ingin menyapa dan bertemu langsung dengan masyarakat kita, termasuk minta doa restu agar amanah yang kami emban ini bisa berjalan dengan baik hingga 2030,” ujarnya.
Usai berbuka puasa bersama, Chaidir Syam yang juga didampingi Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendra Jaya, melanjutkan agendanya dengan Shalat Isya dan Tarwih bersama di Masjid Jami’ Darul Faizin Carangki Selatan.
Setelahnya, Chaidir melanjutkan agendanya dengan membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Tanralili di area pasar Carangki.
Tidak sampai disitu, Chaidir bersama rombongan bertolak ke Desa Damai untuk membuka MTQ tingkat Dusun sekaligus meresmikan Perpustakaan Masjid yang ada di area kegiatan MTQ.
Chaidir Syam menekankan, Lomba religi dalam MTQ dan perpustakaan masjid ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan SDM generasi muda kita sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Kami harap, dari lomba yang digelar ini nantinya bisa melahirkan insan muda yang religius sehingga jauh dari fenomena kenakalan remaja yang menghantui bonus demografi kita saat ini,” pungkasnya.
Terima Dai Dari Mesir
Chaidir Syam menerima dua dai Majelis Hukama Muslimin (MHM) Al Azhar Kairo, Mesir, Rabu (5/3/2025), di Kantor Kemenag Maros. Ia didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Maros, H. Muhammad.
Dua dai tersebut akan melakukan safari Ramadan di Kabupaten Maros.
Mereka diterima menjelang maghrib. Dua dai tersebut adalah Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla dan Hamdy Fetyan Ahmad Elsyeikh Aly. Hadir juga Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel H. Abdul Gaffar dan jajaran.
Bupati Maros Chaidir Syam berbincang lama dengan dai MHM.
Kakankemenag Maros Muhammad, menyampaikan kuatnya komitmen Bupati Chaidir terhadap pengembangan kehidupan keagamaan di Kabupaten Maros.
“Bapak bupati ini, sangat membantu kami di Kemenag. Komitmen membangun kehidupan keagamaan yang lebih berkualitas, mewujudkan Maros sebagai kabupaten religius,” tutur Kakankemenag Muhammad.
Setelahnya, dua delegasi MHM Al Azhar melakukan agenda utama: ceramah dan salat Tarawih di masjid Agung Nur Arrahman Maros. Kakankemenag Muhammad dan Kabid Urais Abdul Gaffar beserta jajaran ikut mendampingi keduanya.
Di hadapan jemaah tarawih masjid Agung, Ustadz Ahmed Attia, mengajak untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketakwaan. “Ramadan ini, Allah mewajibkan kita puasa dengan menahan diri dari perbuatan dosa dan yang di larang Allah.
“Diwajibkan kepada kita, untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, terkhusus di Ramadan ini.” Menurutnya, karena hal ini bisa menjauhkan dari siksa api neraka.
Setelahnya, Ustadz Ahmed Attia, mengimami salat Tarawih jamaah masjid Agung Nur Arrahman Maros.
Sebelumnya, delegasi MHM Al Azhar diterima secara resmi oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, di ruang kerjanya pada Senin, (3/3/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama Ditjen Bimas Islam Kemenag RI dalam program syiar Ramadan 1446 H.
Sebanyak enam delegasi MHM Al Azhar yang diterima Menag ini, melakukan safari Ramadan di beberapa provinsi: DKI Jakarta, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Utara dan Riau.
Di Sulsel, syiar Ramadan dua delegasi MHM akan dilakukan di 10 titik dari 7 kabupaten kota. Dan kabupaten Maros, merupakan daerah kedua.
Sehari sebelumnya, Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla dan Hamdy Fetyan Ahmad Elsyeikh Aly ceramah dan imam salat Tarawih di Masjid Agung Makassar.(*)

Tinggalkan Balasan