SULSELONLINE.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 1.257 personel Polri, termasuk 10 polisi wanita (Polwan) yang dipercaya menempati posisi strategis sebagai kapolres. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah AKBP Rise Sandiyantanti, yang kini resmi menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Makassar.
Mutasi ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan Polri guna mengoptimalkan tugas-tugas kepolisian, terutama dalam menghadapi operasi pengamanan arus mudik Idul Fitri dengan sandi Operasi Ketupat 2025.
Sosok AKBP Rise Sandiyantanti
AKBP Rise Sandiyantanti, S.H., S.I.K., M.Si., merupakan perwira menengah Polri yang memiliki rekam jejak impresif di berbagai bidang kepolisian. Sebelum dipercaya sebagai Kapolres Pelabuhan Makassar, beliau menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Kasubdit Regident) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan.
Penunjukan AKBP Rise sebagai Kapolres Pelabuhan Makassar menandai langkah penting dalam sejarah Polda Sulsel, di mana seorang Polwan dipercaya memimpin di tingkat kapolres. Lulusan Akademi Kepolisian (AKPOL) angkatan 2005 ini dikenal sebagai sosok yang berprestasi, disiplin, dan inovatif, terutama dalam bidang lalu lintas dan pelayanan publik. Sebelum menjadi Kasubdit Regident, AKBP Rise juga pernah menjabat sebagai Kasubdit Bhabinkamtibmas di Direktorat Binmas Polda Sulsel serta Kasatlantas Polres Nganjuk, Polda Jawa Timur.
Dalam berbagai jabatan yang diembannya, AKBP Rise dikenal sebagai pemimpin yang selalu berorientasi pada inovasi dan digitalisasi layanan publik. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan percepatan proses administrasi bagi masyarakat.
Komitmen Polri dalam Pengarusutamaan Gender
Penunjukan AKBP Rise dan sembilan Polwan lainnya sebagai kapolres merupakan bukti nyata komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung pengarusutamaan gender di tubuh Polri. Jenderal Sigit menegaskan bahwa Polwan memiliki kapasitas dan kompetensi yang tidak kalah dengan polisi laki-laki. Bahkan, ia berharap ke depan Polri bisa dipimpin oleh seorang Polwan.
“Kita juga menginginkan bahwa ke depan nanti ada Kapolri dari Polwan, dan ini tentunya harus dipersiapkan sebaik-baiknya,” ujar Kapolri dalam sebuah acara di Jakarta Selatan.
Jenderal Sigit juga berpesan kepada seluruh Polwan untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan berkarier hingga mencapai posisi puncak. AKBP Rise Sandiyantanti menjadi salah satu contoh nyata bahwa Polwan memiliki peran penting dan bisa bersaing di jajaran pimpinan kepolisian.
Penunjukan AKBP Rise sebagai Kapolres Pelabuhan Makassar tidak hanya merupakan pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak Polwan lainnya untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat dengan profesionalisme tinggi.
Berikut daftar 10 polwan yang akan menjadi pucuk pimpinan di tingkat polres:
- Kapolres Pelabuhan Makassar Polda Sulsel AKBP Rise Sandiyantanti
- Kapolres Jembrana Polda Bali AKBP Kadek Citra Dewi S
- Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Veronica
- Kapolres Pematang Siantar Polda Sumut AKBP Sah Udur Togi
- Kapolres Samosir Polda Sumut AKBP Rina Frillya
- Kapolres Lampung Timur Polda Lampung AKBP Heti Patmawati
- Kapolres Pesisir Barat Polda Lampung AKBP Bestiana
- Kapolres Gunung Kidul Polda DIY AKBP Miharni Hanapi
- Kapolres Ternate Polda Malut AKBP Anita Ratna
- Kapolres Dogiyai Polda Papua Tengah Kompol Yocbeth Mince

Tinggalkan Balasan