SULSELONLINE.COM – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), kini diwajibkan untuk mengaktifkan fitur Multi-Factor Authentication (MFA) di situs ASN Digital. Langkah ini merupakan kebijakan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai upaya memperkuat sistem keamanan data pribadi ASN di tengah meningkatnya ancaman siber seperti phishing dan peretasan.

MFA memberikan lapisan keamanan tambahan dengan mewajibkan pengguna memasukkan kode OTP (One-Time Password) selain password biasa saat mengakses layanan seperti e-Kinerja dan MyASN.

Berdasarkan data dari BKN hingga April 2025, sebanyak 2,1 juta ASN dari total sekitar 4,3 juta ASN nasional telah berhasil mengaktifkan dan menggunakan fitur MFA dalam aktivitas kepegawaiannya. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sejak program ini pertama kali diluncurkan akhir tahun lalu.

Meski demikian, sejumlah ASN melaporkan kendala teknis saat proses aktivasi. Untuk itu, BKN telah merilis panduan resmi berikut cara dan solusi bila proses MFA mengalami kegagalan.

Cara Mengaktifkan MFA di Situs ASN Digital

Berikut langkah-langkah aktivasi MFA melalui situs asndigital.bkn.go.id:

  1. Buka browser (disarankan Google Chrome) di perangkat komputer atau laptop.

  2. Kunjungi laman https://asndigital.bkn.go.id, klik Login.

  3. Masukkan akun Anda menggunakan password e-Kinerja atau MyASN.

  4. Kosongkan kolom OTP, klik Login.

  5. Anda akan diarahkan ke halaman Reset Password. Buat password baru (minimal 12 karakter dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol).

  6. Klik Reset Password, lalu login kembali dengan password baru.

  7. Kolom OTP tetap dikosongkan, lalu klik Aktifkan MFA (OTP) saat notifikasi muncul.

  8. Di halaman Mobile Authenticator Setup:

    • Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel Anda.

    • Tekan tombol “+”, lalu pindai barcode yang ditampilkan di layar.

    • Masukkan kode OTP yang muncul dan beri nama perangkat.

  9. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke portal layanan ASN.

Penyebab Gagal Aktivasi MFA

Beberapa kendala umum yang menyebabkan aktivasi MFA gagal, antara lain:

  • Perbedaan waktu perangkat dengan server ASN Digital.

  • Aplikasi Google Authenticator belum tersinkronisasi dengan benar.

  • Kesalahan dalam memindai QR Code atau memasukkan kode secara manual.

  • Timeout akun saat proses aktivasi berlangsung.

“Kode OTP hanya dapat dilihat melalui aplikasi autentikator dan akan berubah setiap 30 detik,” tulis BKN dalam panduan resminya.

Solusi Jika MFA Gagal Diaktifkan

Jika aktivasi gagal, Anda dapat mencoba langkah berikut:

  • Pastikan pengaturan waktu perangkat Anda sesuai dengan zona waktu saat ini dan aktifkan pengaturan waktu otomatis.

  • Gunakan aplikasi alternatif seperti FreeOTP yang dapat diunduh gratis di Google Play Store atau App Store.

  • Pindai ulang QR Code dari situs ASN Digital menggunakan aplikasi tersebut.

  • Masukkan kode OTP dari FreeOTP untuk login ke sistem.

  • Logout, tunggu beberapa saat, lalu login kembali menggunakan OTP terbaru.

Tips tambahan: segera input kode OTP sebelum masa berlakunya habis. Beberapa pengguna melaporkan FreeOTP memperbarui kode lebih cepat dibandingkan Google Authenticator.

Jika semua solusi di atas belum berhasil, Anda disarankan untuk menghapus akun MFA di ASN Digital dan mengulangi seluruh proses aktivasi dari awal.(*)